Kabar18.com

Minggu, 27 September 2026

Trump Sebut Komitmen Indonesia untuk Stabilisasi Gaza di PBB

Donald Trump menyebut Indonesia dalam daftar negara yang berkomitmen mendukung stabilisasi Gaza pada sidang Majelis Umum PBB di New York. Komitmen pengerahan personel Indonesia masih tertunda.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan lanskap kawasan perumahan hijau dan pepohonan dengan latar langit luas.
Ilustrasi: Pemandangan lanskap kawasan perumahan hijau dan pepohonan dengan latar langit luas. · Foto: Tom Fisk / Pexels

New York — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut Indonesia sebagai salah satu negara yang berkomitmen mengirim pasukan, personel kepolisian, dan pelatihan untuk membantu stabilisasi Gaza dalam sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 22 September 2026.

Trump menyampaikan penghargaan itu saat membahas Board of Peace dan rencana stabilisasi Gaza. Indonesia disebut bersama Maroko, Albania, Kosovo, Kazakhstan, Mesir, Yordania, dan negara lain yang memberikan komitmen untuk mendukung misi tersebut.

Board of Peace bertugas menjalankan rencana perdamaian 20 poin untuk Gaza, termasuk demiliterisasi, rekonstruksi berskala besar, dan pemerintahan transisi. Rencana itu berkaitan dengan pembentukan International Stabilization Force sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan mendukung pemulihan Gaza.

Komitmen Indonesia berhubungan dengan misi stabilisasi Gaza

Presiden Indonesia Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan komitmen mengirim “8,000 or even more” personel penjaga perdamaian ke Jalur Gaza. Personel tersebut direncanakan menjadi bagian dari International Stabilization Force.

Komitmen itu disampaikan dalam pertemuan perdana Board of Peace di Washington, DC, pada 19 Februari 2026. Rencana pengerahan personel Indonesia ditunda tanpa batas waktu setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Penundaan itu dikaitkan dengan situasi keamanan dan belum diterimanya pedoman pelaksanaan.

Rencana awal mencakup pengiriman 1,000 personel pada April, disusul sisa personel pada Juni. Rencana itu belum berjalan ketika situasi konflik Amerika Serikat dan Iran memburuk.

Bagi pembaca Indonesia, pernyataan Trump menempatkan komitmen pemerintah Indonesia dalam konteks upaya internasional untuk menangani keamanan, rekonstruksi, dan pemerintahan transisi di Gaza.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.