Kabar18.com

Kamis, 8 Oktober 2026

Trump Sebut Perang Iran Hampir Berakhir dari Nebraska

Donald Trump menyatakan perang Amerika Serikat-Iran hampir berakhir dan membuka kemungkinan pembicaraan langsung dengan Teheran. Ia menyebut kenaikan harga bahan bakar bersifat sementara.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pipa-pipa industri membentang di atas padang rumput kering berlatar langit berawan mendung.
Ilustrasi: Pipa-pipa industri membentang di atas padang rumput kering berlatar langit berawan mendung. · Foto: Ray Bran / Pexels

California — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan pada 7 Oktober 2026 setelah menyatakan perang Amerika Serikat-Iran hampir berakhir dan menyebut kenaikan harga bensin sebagai pengorbanan kecil untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.

Trump menyampaikan pernyataan itu dalam pidato di Nebraska. Ia mengatakan konflik dengan Iran pada dasarnya hampir selesai, tetapi tetap membuka kemungkinan pembicaraan langsung dengan Teheran. Pernyataan tersebut muncul ketika upaya diplomatik antara kedua negara masih berlangsung dan belum menghasilkan terobosan.

Perang itu juga dikaitkan dengan tekanan terhadap harga energi. Trump menyebut kenaikan harga bahan bakar bersifat sementara dan akan turun setelah konflik berakhir. Ia sebelumnya mengatakan Amerika Serikat menghadapi pilihan untuk memperluas serangan militer atau mencapai kesepakatan dengan Iran.

Perang Iran dan harga energi berdampak bagi Indonesia

Perkembangan konflik Amerika Serikat-Iran perlu diperhatikan pembaca Indonesia karena gangguan geopolitik di Timur Tengah dapat memengaruhi pasar energi dan hubungan internasional. Laporan yang tersedia menyebut serangan terhadap kapal komersial di Selat Hormuz masih berlangsung, sementara pengerahan kekuatan militer Amerika Serikat ke kawasan meningkatkan perhatian terhadap keamanan jalur energi.

Trump juga mengatakan Amerika Serikat berupaya mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Dalam pernyataan lain, ia memperingatkan bahwa operasi militer dapat kembali meningkat setelah pemilu sela jika tidak tercapai kesepakatan yang dapat diterima Washington.

Sejumlah laporan menyebut anggota senior tim keamanan nasional Trump telah membahas perang Iran di Camp David. Namun, laporan yang tersedia tidak menyatakan keputusan akhir baru pada 7 Oktober 2026 mengenai langkah militer atau diplomatik berikutnya.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.