Kabar18.com

Rabu, 30 September 2026

Trump Sepakati Pengawasan AI Bersama Bos Teknologi di Washington

Donald Trump dan para pemimpin perusahaan teknologi menyepakati komitmen sukarela untuk mengawasi pengembangan kecerdasan buatan di Gedung Putih. Pemerintah Amerika Serikat juga mempertimbangkan komite pengawas industri.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan kipas pendingin pada rak server komputer dengan pencahayaan biru.
Ilustrasi: Deretan kipas pendingin pada rak server komputer dengan pencahayaan biru. · Foto: panumas nikhomkhai / Pexels

Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu sejumlah pemimpin perusahaan teknologi di Gedung Putih pada Selasa, 29 September 2026, untuk membahas perkembangan dan risiko kecerdasan buatan.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan sukarela mengenai pengawasan pengembangan kecerdasan buatan. Ketua DPR Amerika Serikat Mike Johnson menyebut perjanjian itu sebagai pernyataan prinsip yang berlaku secara sukarela bagi industri.

Trump menyebut kesepakatan itu mengikat secara moral. Dokumen tersebut memuat komitmen perusahaan untuk menerapkan kontrol internal, pemeriksaan risiko, audit eksternal independen, serta peninjauan oleh komite independen di tingkat dewan direksi.

Sejumlah eksekutif yang disebut dalam laporan mengenai pertemuan itu antara lain CEO Anthropic Dario Amodei, CEO Google Sundar Pichai, CEO Meta Mark Zuckerberg, Presiden OpenAI Greg Brockman, CEO Nvidia Jensen Huang, serta Elon Musk.

Pengawasan AI berdampak pada arah teknologi global

Bagi Indonesia, kesepakatan tersebut penting karena perusahaan teknologi besar yang mengembangkan sistem kecerdasan buatan beroperasi dalam ekosistem digital global. Mekanisme pengawasan internal dan audit independen dapat memengaruhi standar keselamatan, tata kelola, dan praktik pengembangan teknologi yang kemudian digunakan oleh perusahaan serta pengguna di berbagai negara.

Trump mengatakan komite tersebut dapat memantau keseluruhan kegiatan industri, tetapi laporan yang tersedia belum menyebut susunan maupun kewenangan finalnya.

Kesepakatan itu membuka kemungkinan agar langkah-langkah pengawasan tersebut pada masa mendatang dituangkan ke dalam undang-undang atau regulasi. Untuk saat ini, komitmen yang diumumkan masih bersifat sukarela bagi perusahaan teknologi.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Teknologi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.