Kabar18.com

Jumat, 9 Oktober 2026

Trump Tunda Serangan Iran hingga Pemilu 3 November

Donald Trump menyatakan Amerika Serikat tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan paruh waktu pada 3 November. Washington dan Teheran masih membahas upaya mengakhiri konflik.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Bagian atas kapal tanker besar berlayar di laut dengan latar langit berawan.
Ilustrasi: Bagian atas kapal tanker besar berlayar di laut dengan latar langit berawan. · Foto: Robert So / Pexels

Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis, 8 Oktober 2026, menyatakan Amerika Serikat tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan paruh waktu pada 3 November, sementara pembicaraan kedua negara disebut produktif.

Pernyataan itu disampaikan melalui Truth Social ketika negosiasi untuk mengakhiri konflik dan membuka kembali Selat Hormuz masih berlangsung. Trump mengatakan pembicaraan dengan Republik Islam Iran menunjukkan perkembangan positif, tetapi belum ada kepastian bahwa proses tersebut akan menghasilkan kesepakatan.

Laporan mengenai kemungkinan serangan baru sebelumnya mendorong perhatian terhadap arah kebijakan Washington. Sejumlah laporan menyebut Amerika Serikat menyiapkan opsi serangan terhadap Iran, sedangkan laporan lain menyatakan Trump mempertimbangkan dimulainya kembali operasi militer besar setelah pemilihan paruh waktu.

Ketidakpastian Iran Berpengaruh pada Ekonomi Indonesia

Perkembangan ini relevan bagi pembaca Indonesia karena konflik Amerika Serikat dan Iran berkaitan dengan keamanan energi serta jalur pelayaran di Selat Hormuz. Akurat.co melaporkan kedua negara bertukar proposal untuk mengakhiri perang dan membuka kembali selat tersebut. Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi arus minyak global, sehingga perubahan situasi di kawasan dapat memengaruhi harga energi dan biaya ekonomi di negara lain.

Trump sebelumnya menyatakan tidak lagi menginginkan kesepakatan dengan Iran, menurut laporan Investor Daily dan CNN Indonesia. Namun, laporan Liputan6.com dan Akurat.co menyebut Trump kemudian memastikan tidak akan memerintahkan serangan sebelum pemilihan paruh waktu pada 3 November. Perbedaan antara ancaman serangan dan penegasan penundaan serangan menunjukkan bahwa kebijakan Washington masih menjadi faktor utama dalam arah konflik.

Untuk saat ini, laporan yang tersedia menyatakan pembicaraan tetap berjalan dan blokade terhadap Iran masih berlaku. Tidak ada sumber yang menyatakan jadwal serangan baru setelah pernyataan Trump sebagai keputusan final.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.