Kabar18.com

Senin, 12 Oktober 2026

Udara Makassar dan Sekitarnya Tidak Sehat hingga 13 Oktober

BMKG melaporkan udara Makassar, Maros, Gowa, dan sekitarnya masih tidak sehat pada 10 Oktober 2026. Kondisi sedang hingga tidak sehat diperkirakan berlanjut sampai 13 Oktober.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan lanskap kota dari kejauhan yang tampak tertutup kabut tipis dan polusi udara.
Ilustrasi: Pemandangan lanskap kota dari kejauhan yang tampak tertutup kabut tipis dan polusi udara. · Foto: Francesco Ungaro / Pexels

Makassar — Pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 10 Oktober 2026 melaporkan kualitas udara di Makassar, Maros, Gowa, dan sekitarnya masih berada dalam kategori tidak sehat.

Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar Amhar Ulfiana menyebut kondisi udara di wilayah tersebut diperkirakan berada pada tingkat sedang hingga tidak sehat sampai 13 Oktober 2026. Kondisi itu perlu diperhatikan terutama pada pagi hingga siang hari karena dapat berdampak pada masyarakat, khususnya kelompok yang sensitif terhadap kualitas udara buruk.

Penurunan kualitas udara dikaitkan dengan peningkatan konsentrasi partikel halus PM2.5. Pada pemantauan di Stasiun Klimatologi Maros, konsentrasi PM2.5 tercatat 85,3 mikrogram per meter kubik pada 9 Oktober 2026, dengan kategori tidak sehat. Pemantauan berikutnya pada 10 Oktober 2026 pukul 07.00 WITA mencatat 96,5 mikrogram per meter kubik di stasiun yang sama.

Udara tidak sehat meningkatkan risiko gangguan pernapasan

Kualitas udara dalam kategori tidak sehat berpotensi meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan influenza. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan mengimbau warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah atau berada di keramaian, terutama ketika kualitas udara memburuk.

BMKG juga mengingatkan warga menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh selama kondisi udara kurang baik. Imbauan tersebut berlaku bagi masyarakat di Sulawesi Selatan, termasuk Makassar, Gowa, Maros, dan wilayah sekitarnya.

Kondisi udara diperkirakan memburuk pada pagi hingga siang hari. Warga yang mengalami gangguan pernapasan perlu memperhatikan kondisi kesehatan dan mencari pertolongan medis sesuai kebutuhan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kesehatan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.