UMKM BISA Ekspor Catat Transaksi USD347 Juta di Tangerang
Program UMKM BISA Ekspor membukukan transaksi US$347 juta pada Januari hingga Agustus 2026. Budi Santoso menyebut sekitar 60 persen pesertanya belum pernah mengekspor.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Tangerang — Program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor) mencatat nilai transaksi sebesar US$347 juta sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Informasi itu disampaikan Menteri Perdagangan Budi Santoso di Kota Tangerang, Banten, pada Sabtu, 26 September 2026.
Budi mengatakan sekitar 60 persen UMKM yang mengikuti program tersebut belum pernah melakukan kegiatan ekspor sebelumnya. Keterangan itu disampaikan saat menjelaskan capaian transaksi program UMKM BISA Ekspor hingga Agustus 2026.
Transaksi ekspor membuka akses pasar bagi UMKM
Program ini merupakan fasilitasi Kementerian Perdagangan untuk membantu pelaku usaha memperoleh akses ke pasar luar negeri. Fasilitasi tersebut ditujukan bagi pelaku UMKM yang ingin memperluas akses pasar melalui pendampingan dan pertemuan dengan calon pembeli.
Program UMKM BISA Ekspor mencakup kurasi produk, pencarian dan pertemuan dengan pembeli melalui penjajakan kerja sama bisnis atau business matching, pendampingan desain, serta dukungan perwakilan perdagangan Indonesia di negara tujuan ekspor.
Melalui rangkaian kegiatan itu, pelaku UMKM memperoleh pendampingan untuk menyiapkan produk dan menjajaki kerja sama dengan pembeli. Program tersebut ditujukan untuk memperluas akses pelaku UMKM ke pasar global melalui pendampingan dan pertemuan dengan calon pembeli.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
Mendag Waspadai Kenaikan Harga Minyak terhadap Neraca Dagang
Harga Brent mencapai US$104,68 per barel pada 21 September 2026. Menteri Perdagangan Budi Santoso meminta ekspor terus meningkat agar defisit migas ti…
Terbaru di Entrepreneur

Berita utama hari ini

Baca juga





