150 Siswa Belajar Kelola Sampah di Pantai Legian
Sebanyak 150 siswa SD Negeri 1 Legian mengikuti aksi bersih Pantai Legian dan belajar memilah sampah melalui metode Lihat, Pungut, Pilah, Buang pada 27 September 2026.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Mangupura — Sebanyak 150 siswa SD Negeri 1 Legian mengikuti aksi bersih-bersih dan edukasi pengelolaan sampah di Pantai Legian, Badung, Bali, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan itu merupakan bagian dari program Bigger Dream 2026 melalui MMSGI Eco Warriors. Para siswa turun langsung memungut sampah di kawasan pantai bersama 25 guru, 30 karyawan MMS Group Indonesia (MMSGI), dan komunitas Malu Dong Bali.
Setelah kegiatan di pantai, siswa mengikuti edukasi pengelolaan sampah di SD Negeri 1 Legian. Materi disampaikan dengan metode “Lihat, Pungut, Pilah, Buang”. Siswa diajak mengenali jenis sampah, memilahnya berdasarkan kategori, serta memahami bahwa material yang dikelola dengan tepat masih dapat digunakan kembali dan memiliki nilai.
SD Negeri 1 Legian juga menerima fasilitas pengelolaan sampah berupa tempat sampah terpilah, bottle press, tumbler, dan perlengkapan kebersihan untuk mendukung penerapan kebiasaan tersebut di sekolah.
Mengapa kegiatan ini penting bagi pembaca
Kegiatan di Pantai Legian memperlihatkan pembelajaran lingkungan yang menggabungkan praktik langsung dan pengenalan cara memilah sampah. Siswa tidak hanya mengikuti aksi bersih pantai, tetapi juga mempelajari pengelolaan sampah setelah melihat persoalan sampah di lingkungan sekitar.
Program tersebut melibatkan unsur sekolah, perusahaan, dan komunitas. Keterlibatan 150 siswa dan 25 guru SD Negeri 1 Legian menjadi bagian dari rangkaian kegiatan lingkungan Bigger Dream 2026 yang juga mencakup dukungan fasilitas pengelolaan sampah bagi sekolah.
Laporan yang tersedia tidak menyebutkan agenda lanjutan setelah penyerahan fasilitas dan pelaksanaan edukasi pengelolaan sampah tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Lingkungan

Satwa Dievakuasi dari Karhutla di Kotawaringin Timur
Karhutla di Kotawaringin Timur mengancam satwa di habitatnya. Tim mengevakuasi orang utan betina dari Ramban dan menyelamatkan trenggiling di Desa Ter…
Berita utama hari ini


