Kabar18.com

Selasa, 29 September 2026

150 Siswa Belajar Kelola Sampah di Pantai Legian

Sebanyak 150 siswa SD Negeri 1 Legian mengikuti aksi bersih Pantai Legian dan belajar memilah sampah melalui metode Lihat, Pungut, Pilah, Buang pada 27 September 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Dua tong sampah terpilah berwarna kuning dan biru di pantai berpasir di depan dinding bergraffiti.
Ilustrasi: Dua tong sampah terpilah berwarna kuning dan biru di pantai berpasir di depan dinding bergraffiti. · Foto: Mik Dominguez / Pexels

Mangupura — Sebanyak 150 siswa SD Negeri 1 Legian mengikuti aksi bersih-bersih dan edukasi pengelolaan sampah di Pantai Legian, Badung, Bali, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan itu merupakan bagian dari program Bigger Dream 2026 melalui MMSGI Eco Warriors. Para siswa turun langsung memungut sampah di kawasan pantai bersama 25 guru, 30 karyawan MMS Group Indonesia (MMSGI), dan komunitas Malu Dong Bali.

Setelah kegiatan di pantai, siswa mengikuti edukasi pengelolaan sampah di SD Negeri 1 Legian. Materi disampaikan dengan metode “Lihat, Pungut, Pilah, Buang”. Siswa diajak mengenali jenis sampah, memilahnya berdasarkan kategori, serta memahami bahwa material yang dikelola dengan tepat masih dapat digunakan kembali dan memiliki nilai.

SD Negeri 1 Legian juga menerima fasilitas pengelolaan sampah berupa tempat sampah terpilah, bottle press, tumbler, dan perlengkapan kebersihan untuk mendukung penerapan kebiasaan tersebut di sekolah.

Mengapa kegiatan ini penting bagi pembaca

Kegiatan di Pantai Legian memperlihatkan pembelajaran lingkungan yang menggabungkan praktik langsung dan pengenalan cara memilah sampah. Siswa tidak hanya mengikuti aksi bersih pantai, tetapi juga mempelajari pengelolaan sampah setelah melihat persoalan sampah di lingkungan sekitar.

Program tersebut melibatkan unsur sekolah, perusahaan, dan komunitas. Keterlibatan 150 siswa dan 25 guru SD Negeri 1 Legian menjadi bagian dari rangkaian kegiatan lingkungan Bigger Dream 2026 yang juga mencakup dukungan fasilitas pengelolaan sampah bagi sekolah.

Laporan yang tersedia tidak menyebutkan agenda lanjutan setelah penyerahan fasilitas dan pelaksanaan edukasi pengelolaan sampah tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Lingkungan

  2. Berita utama hari ini

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.