Kabar18.com

Rabu, 30 September 2026

172 Peserta PPDS Unair Alami Gangguan Kesehatan, Pradik Dihentikan

Sebanyak 172 peserta PPDS Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga mengalami mual, muntah, dan pusing setelah kegiatan Pradik di RSUD Dr Soetomo. Kegiatan dihentikan sementara pada 29 September.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Peralatan laboratorium kaca berupa labu erlenmeyer, cawan petri, dan tabung reaksi di atas meja putih.
Ilustrasi: Peralatan laboratorium kaca berupa labu erlenmeyer, cawan petri, dan tabung reaksi di atas meja putih. · Foto: Ron Lach / Pexels

Surabaya — Sebanyak 172 peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga mengalami gangguan kesehatan setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr Soetomo pada Senin, 28 September 2026.

Mengapa ini penting: Sebanyak 172 peserta PPDS mengalami keluhan kesehatan dan seluruh kegiatan Pradik dihentikan sementara pada 29 September 2026 untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Para peserta mengeluhkan mual, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Pradik di Gedung Pusat Diagnostik Terpadu lantai 7 rumah sakit tersebut. Berdasarkan pendataan sementara, kegiatan itu diikuti 289 peserta.

Direktur RSUD Dr Soetomo, Cita Rosita Sigit Prakoeswa, mengatakan dugaan sementara gangguan kesehatan berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi peserta. Penyebab pastinya masih diperiksa.

RSUD Dr Soetomo mengambil sampel makanan dan melakukan pemeriksaan usap rektal terhadap peserta untuk menelusuri penyebab kejadian. Sampel juga diperiksa melalui laboratorium terkait, menurut laporan media yang mengutip keterangan rumah sakit.

Peserta dengan gejala yang membutuhkan pertolongan diarahkan ke Instalasi Gawat Darurat. Sebanyak enam peserta mendapat penanganan langsung di rumah sakit; empat menjalani tindakan medis dan dua lainnya menjalani observasi. Keenamnya kemudian diperbolehkan pulang.

Penyelenggara menghentikan sementara seluruh kegiatan Pradik pada Selasa, 29 September 2026. Keputusan itu diambil setelah 172 peserta melaporkan keluhan kesehatan.

RSUD Dr Soetomo menyebut hasil pemeriksaan sampel diperlukan untuk memastikan apakah gangguan kesehatan tersebut benar-benar disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi dalam kegiatan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kesehatan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.