Kabar18.com

Jumat, 30 Oktober 2026

Agus Munawar Mengembangkan Gada Membaca Selama 26 Tahun di Ciamis

Agus Munawar mengembangkan taman bacaan bersama keluarganya selama 26 tahun hingga membentuk Gada Membaca di Kawali, Ciamis, yang mencatat sekitar 1.500 kunjungan setiap bulan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan buku tersusun di rak kayu dekat jendela dengan latar dinding bertekstur.
Ilustrasi: Deretan buku tersusun di rak kayu dekat jendela dengan latar dinding bertekstur. · Foto: Ayyeee Ayyeee / Pexels

Kawali — Agus Munawar mengembangkan gerakan literasi bersama keluarganya selama 26 tahun hingga membentuk Komunitas Gada Membaca di Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menurut laporan Tribun Jabar pada 29 Oktober 2026.

Mengapa ini penting: Pembaca mendapat informasi tentang pusat literasi di Kawali yang mencatat sekitar 1.500 kunjungan setiap bulan dan menyediakan kegiatan belajar bagi masyarakat.

Gerakan itu bermula dari taman bacaan yang dirintis di rumah, termasuk di dapur dan garasi. Komunitas Gada Membaca kemudian didirikan pada 18 Februari 2015 di bawah Yayasan Galuh Kinasih, menurut profil komunitas tersebut.

Perpusnas menyebut Agus sebagai penggagas Gada Membaca saat lembaga itu mengunjungi komunitas tersebut di Kawali pada 12 Januari 2024. Dalam kunjungan itu, Agus mengatakan perpustakaan menerapkan pelibatan masyarakat, pemanfaatan komputer dan internet, serta advokasi.

Perpustakaan tersebut mencatat sekitar 1.500 kunjungan setiap bulan, menurut Perpusnas. Gada Membaca juga menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi dan relawan serta memberi perhatian kepada penyandang disabilitas melalui pengajaran bahasa isyarat.

Pembangunan taman baca di atas tanah Agus dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya pada 18 Februari 2021. TIMES Indonesia, mengutip rilis Prokopim Ciamis, menyebut taman baca itu berada di Jalan Raya Ciamis-Cirebon, Desa Winduraja, Kecamatan Kawali.

Agus menerima penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka dari Perpustakaan Nasional, menurut laporan TIMES Indonesia. Laporan Tribun Jabar juga menyebut dedikasinya memperoleh penghargaan dari Ikatan Penerbit Indonesia dan Kementerian Pendidikan.

Gada Membaca menjalankan program pengguliran buku untuk membantu pembentukan komunitas baca, taman bacaan, dan perpustakaan desa di sekitarnya. Komunitas itu menyediakan akses kegiatan literasi bagi masyarakat secara gratis.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Inspirasi

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.