Dinsos Denpasar Gelar Veteran Bercerita tentang Kapten Japa
Dinas Sosial Kota Denpasar menggelar Veteran Bercerita pada 23 Oktober 2026 dengan melibatkan 30 siswa SMP Negeri 1 Denpasar dan membahas perjuangan Kapten Ida Bagus Putu Japa.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Denpasar — Dinas Sosial Kota Denpasar menggelar program Veteran Bercerita di Gedung Merdeka, Kantor Legiun Veteran Republik Indonesia, Denpasar, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kegiatan itu diikuti 30 siswa SMP Negeri 1 Denpasar bersama guru pendamping.
Mengapa ini penting: Sebanyak 30 siswa SMP Negeri 1 Denpasar mendapat paparan sejarah Kapten Japa dalam kegiatan yang menjadi bagian dari proses pengusulannya sebagai Pahlawan Nasional.
Program tersebut membahas perjuangan Kapten Ida Bagus Putu Japa melalui kesaksian veteran dan pemaparan penulis biografinya. Dinas Sosial menggelar kegiatan itu sebagai bagian dari tahapan pengusulan Kapten Japa sebagai Pahlawan Nasional ke Kementerian Sosial.
Ketua Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, mengatakan kegiatan di Gedung Merdeka menjadi bagian dari proses pengusulan tersebut. Ia menyampaikan hal itu dalam kegiatan Veteran Bercerita, Jumat, 23 Oktober 2026.
Menurut Detik Bali, kegiatan menghadirkan Ida Bagus Saputra dan Bernard Keytimu sebagai narasumber. Saputra disebut sebagai saksi hidup perjuangan Kapten Japa, sedangkan Keytimu merupakan penulis biografi tokoh tersebut.
NusaBali melaporkan, materi kegiatan mengangkat pentingnya mendokumentasikan kesaksian veteran dan mewariskannya kepada generasi muda. Keytimu juga menjelaskan bahwa penulisan biografi sejarah memerlukan penelusuran sumber, pemeriksaan informasi, dan pemahaman konteks zaman.
Kapten Japa merupakan pejuang kemerdekaan asal Denpasar yang gugur dalam Serangan Umum Kota Denpasar pada 11 April 1946. Pemerintah Kota Denpasar sebelumnya menyatakan rencana untuk mengusulkan Ida Bagus Putu Japa sebagai Pahlawan Nasional.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pendidikan
Sekolah Rakyat Jangkau Lebih dari 44 Ribu Siswa di Indonesia
Kementerian Sosial menyebut lebih dari 44 ribu siswa mengikuti Sekolah Rakyat di 182 titik. Program ini dipadukan dengan pemberdayaan ekonomi keluarga…
Terbaru di Inspirasi

Berita utama hari ini

Baca juga





