Agus Subiyanto Jelaskan Penambahan 204 Satuan Baru TNI di Jakarta
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut penambahan 204 satuan baru untuk memperkuat pertahanan di wilayah Indonesia. Batalyon Teritorial Pembangunan juga menjalankan fungsi teritorial dan pembangunan.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan penambahan 204 satuan baru TNI yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 5 Oktober 2026, untuk memperkuat pertahanan dan menjaga wilayah Indonesia.
Agus mengatakan Indonesia memiliki wilayah yang luas dan terdiri atas banyak pulau. Penambahan satuan diarahkan untuk memperkuat sistem pertahanan hingga wilayah terluar dan pulau-pulau kecil, sehingga pengawasan wilayah dapat dilakukan secara lebih maksimal.
Presiden Prabowo meresmikan 204 satuan baru dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Rangkaian satuan tersebut mencakup enam Komando Daerah Militer, 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, serta satuan lain dari tiga matra TNI.
Penambahan satuan memperkuat jangkauan pertahanan Indonesia
Menurut Agus, pembentukan satuan baru berkaitan dengan kebutuhan menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penempatan pasukan di berbagai wilayah ditujukan untuk memperkuat pertahanan rakyat semesta, termasuk di kawasan perbatasan dan pulau terluar.
Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan atau Yon TP tidak hanya memiliki fungsi pertahanan. Satuan ini juga menjalankan fungsi teritorial dan pembangunan, termasuk membantu masyarakat mengelola lahan yang belum dimanfaatkan serta mendukung kegiatan pertanian.
Agus menyebut dalam satuan Yon TP terdapat sembilan kompi pasukan, dengan empat kompi di antaranya disebut sebagai kompi produksi. Fungsi tersebut menghubungkan tugas pertahanan dengan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Peresmian 204 satuan baru menjadi bagian dari penguatan organisasi TNI di bawah TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara. Laporan mengenai peresmian itu juga mencatat adanya satuan baru berupa brigade, batalyon bantuan tempur, skadron udara, dan satuan radar.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Politik
Lingkaran Pemerintahan Prabowo di Jakarta Capai 166 Pejabat
Pada 4 Oktober 2026, 166 pejabat berada dalam lingkaran pemerintahan dan penasihat Presiden Prabowo. Jumlah itu bertambah setelah 26 anggota Wantimpre…
Terbaru di Pertahanan

Berita utama hari ini

Baca juga




