Amel Carla Hadapi Perubahan Industri Hiburan di Jakarta
Aktris Amel Carla menyebut peralihan konsumsi media dari televisi ke platform digital menuntut pelaku industri hiburan mempelajari sistem kerja baru.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Jakarta — Aktris Amel Carla mengungkapkan tantangan beradaptasi dengan perubahan industri hiburan Indonesia saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026) petang.
Amel mengatakan pergeseran pola konsumsi media dari televisi ke platform digital membuat pelaku industri perlu menyesuaikan diri. Ia menyebut sistem kerja untuk tayangan digital berbeda dari pengalaman pada masa ketika televisi menjadi media utama.
Menurut Amel, pelaku industri hiburan pada masa lalu belum sepenuhnya memahami kehadiran tayangan digital. Karena itu, ia terus memperbarui wawasan agar dapat mengikuti perkembangan teknologi dan tidak tertinggal.
Proses tersebut, kata Amel, tidak selalu mudah. Ia mengaku pernah merasa kewalahan secara emosional ketika harus mempelajari perubahan dalam cara kerja industri hiburan.
Kita harus bisa beradaptasi. Kayak dunia entertainment tuh berbeda banget, especially digital ya
Amel juga menuturkan bahwa dulu pengetahuannya lebih banyak berkaitan dengan televisi, sedangkan produksi untuk platform digital membutuhkan pemahaman baru. Ia menyatakan proses belajar itu tetap harus dijalani dengan suka cita.
Adaptasi digital mengubah cara kerja industri hiburan
Perubahan pola konsumsi media menjadi hal yang relevan bagi pembaca karena memengaruhi cara karya hiburan diproduksi dan disalurkan kepada penonton. Pengalaman Amel menunjukkan bahwa perpindahan dari layar televisi ke platform digital tidak hanya mengubah tempat tayang, tetapi juga menuntut pelaku industri memahami sistem kerja dan perkembangan teknologi.
Amel memilih untuk tidak terpaku pada predikatnya sebagai mantan artis cilik. Ia mengatakan ingin terus mencoba hal baru dan memberikan kontribusi positif melalui pekerjaannya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Entrepreneur
Telkom Percepat Penataan Portofolio Bisnis Inti di Jakarta
PT Telkom Indonesia mempercepat penataan 50 entitas anak usaha. Hingga semester I 2026, sebanyak 24 entitas telah selesai dan 26 lainnya masih diprose…
Terbaru di Hiburan

Berita utama hari ini

Baca juga





