Andre Rosiade Kerahkan Tiga Ekskavator ke Padang
Andre Rosiade mengirim tiga unit ekskavator ke Batu Busuk, Guo, dan Kuranji untuk membantu evakuasi, pembersihan material, serta pemulihan pascabanjir bandang Padang.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Padang — Andre Rosiade mengirimkan tiga unit alat berat ekskavator ke sejumlah titik terdampak banjir bandang di Kota Padang dan sekitarnya pada Selasa, 13 Oktober 2026. Bantuan itu diarahkan ke Batu Busuk, Guo, dan wilayah Kuranji sekitarnya untuk mendukung evakuasi, pembersihan material banjir, serta pemulihan kawasan.
Pengiriman alat berat tersebut merupakan dukungan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra terhadap penanganan bencana yang melanda Padang dan sekitarnya pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Ekskavator dibutuhkan untuk membersihkan material yang terbawa arus, membuka akses yang terganggu, dan membantu petugas serta masyarakat di lapangan.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang, Wahyu Hidayat, menyebut pengerahan itu menindaklanjuti instruksi Andre Rosiade agar kader Gerindra membantu warga terdampak. Lokasi bantuan mencakup Batu Busuk, Guguak, dan Kuranji. Kawasan lain yang disebut ialah Batu Busuk, Guo, dan wilayah Kuranji sekitarnya.
Tiga kawasan menjadi fokus pemulihan Padang
Banjir bandang sebelumnya berdampak pada sejumlah kawasan di Kota Padang, termasuk Guo dan Kuranji. Hujan deras pada 10 Oktober 2026 menyebabkan genangan, evakuasi warga, dan gangguan akses di beberapa titik. Karena itu, alat berat diarahkan pada pekerjaan yang berkaitan langsung dengan material banjir dan akses kawasan terdampak.
Pengerahan ekskavator menjadi bagian dari penanganan darurat dan pemulihan pascabanjir. Pemerintah juga mempercepat penanganan banjir bandang melalui pembangunan tanggul darurat sepanjang 200 meter di kawasan Perumahan Lumin Park. Pekerjaan tersebut didukung tiga unit ekskavator yang mulai bekerja bertahap sejak Minggu, 11 Oktober 2026.
Pengerukan di kawasan muara ditargetkan mulai 13 Oktober 2026 dengan estimasi pelaksanaan sekitar dua bulan. Langkah itu ditujukan untuk mempercepat pemulihan kapasitas sungai dan mengurangi risiko gangguan lanjutan di kawasan terdampak.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Daerah

Gempa 4,9 Guncang Perairan Barat Daya Jembrana
Gempa dangkal bermagnitudo 4,9 berpusat di laut, 141 kilometer barat daya Jembrana, dengan kedalaman 12 kilometer. Guncangan terasa di Bali dan Jawa T…
Berita utama hari ini

Baca juga




