Angka Laka Lantas Meledak, Kesadaran Pengendara Jambi Dipertanyakan
Kurangnya disiplin dan kewaspadaan saat berkendara
Reporter: Ari
· 2 menit baca
KABAR18.COM— Kurangnya disiplin dan kewaspadaan saat berkendara kembali menjadi faktor dominan meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas di Provinsi Jambi. Berdasarkan data Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jambi, hingga Desember 2025 tercatat 1.875 kejadian kecelakaan terjadi sepanjang tahun ini.
Dampak dari kelalaian tersebut cukup memprihatinkan. Sebanyak 372 orang meninggal dunia, disusul 317 korban luka berat dan 2.447 korban luka ringan. Nilai kerugian materi yang ditimbulkan juga tidak kecil, mencapai Rp 8,7 miliar.
Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono, melalui Kasubdit Gakkum Kompol Sandy Mutaqqin, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif guna menekan laju peningkatan kecelakaan.
“Kasus kecelakaan menunjukkan kenaikan dibanding tahun lalu. Minimnya kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara menjadi penyebab utama, ditambah faktor lain seperti cuaca ekstrem serta keterbatasan sarana dan prasarana rambu di sejumlah titik rawan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (12/12/2025).
Kompol Sandy menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait sebagai upaya preventif untuk menekan angka kecelakaan di wilayah Jambi.
Sebagai perbandingan, pada 2024 angka kecelakaan tercatat 1.719 kasus, meningkat 156 kasus atau 9,08 persen pada tahun 2025. Untuk korban meninggal dunia, terjadi penurunan dari 421 menjadi 372 orang atau turun 11,64 persen. Sementara luka berat naik dari 313 menjadi 317 kasus atau meningkat 1,28 persen. Korban luka ringan juga melonjak dari 2.120 menjadi 2.447 kasus, atau naik 15,42 persen. Kerugian materi turut bertambah dari Rp 7,4 miliar menjadi Rp 8,7 miliar, naik 17,43 persen.
(*)
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Terbaru di Ragam

Berita utama hari ini

Baca juga




