Kabar18.com

Rabu, 30 September 2026

AS dan China Rekomendasikan Tarif Lebih Rendah di Washington

Amerika Serikat dan China merekomendasikan perlakuan tarif lebih menguntungkan untuk barang non-sensitif senilai US$30 miliar dari masing-masing negara. China juga merencanakan impor batu bara.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tumpukan peti kemas berwarna merah marun dan kuning berlatar langit biru cerah.
Ilustrasi: Tumpukan peti kemas berwarna merah marun dan kuning berlatar langit biru cerah. · Foto: Jan van der Wolf / Pexels

Washington — Amerika Serikat dan China pada 29 September 2026 menyepakati rekomendasi perlakuan tarif yang lebih menguntungkan untuk barang non-sensitif senilai US$30 miliar dari masing-masing negara, sementara China berencana mengimpor sedikitnya 10 juta metrik ton batu bara Amerika Serikat pada 2027 dan 2028.

Kesepakatan tersebut diumumkan dalam rangkaian hasil pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Washington. Nilai perdagangan yang tercakup mencapai US$60 miliar jika rekomendasi dari kedua arah digabungkan. Daftar itu mencakup barang yang dinilai non-sensitif, tetapi tidak menetapkan besaran penurunan tarif maupun tanggal mulai penerapannya.

Daftar barang China mencakup berbagai produk Amerika Serikat, termasuk hasil pertanian, makanan laut, produk kayu, kosmetik, peralatan medis, serta batu bara. Sebaliknya, daftar Amerika Serikat mencakup sejumlah barang dari China, antara lain peralatan rumah tangga kecil, mainan, dekorasi hari raya, dan kursi mobil anak.

Mengapa Kesepakatan Ini Penting bagi Indonesia

Perubahan perlakuan tarif antara dua ekonomi terbesar dunia dapat memengaruhi arus perdagangan komoditas dan persaingan pemasok di pasar global. Rencana impor batu bara China dari Amerika Serikat juga menambah unsur baru dalam perdagangan energi, yang relevan bagi negara berkembang dan eksportir komoditas seperti Indonesia.

Dampak langsung terhadap perdagangan Indonesia belum dapat ditentukan dari kesepakatan ini saja.

Kesepakatan itu berada di bawah US-China Board of Trade. Nilai US$30 miliar untuk daftar barang dari masing-masing negara dihitung berdasarkan data impor 2024. Rencana batu bara berlaku untuk impor sedikitnya 10 juta metrik ton per tahun pada 2027 dan kembali pada 2028.

Langkah berikutnya adalah peninjauan daftar barang oleh kedua negara dengan tujuan memberikan perlakuan tarif yang lebih rendah secara timbal balik. Besaran pengurangan dan tanggal penerapannya belum diumumkan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.