AS Nilai Invasi China ke Taiwan Sebelum 2028 Kecil Kemungkinan
Pejabat Amerika Serikat menilai invasi China ke Taiwan sebelum 2028 semakin kecil kemungkinan terjadi. Target kesiapan militer pada 2027 disebut sebagai tolok ukur kapabilitas, bukan tenggat serangan.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Washington — Pejabat Amerika Serikat menilai invasi China ke Taiwan sebelum 2028 semakin kecil kemungkinan terjadi.
Penilaian terbaru itu muncul meski Presiden China Xi Jinping memerintahkan Tentara Pembebasan Rakyat agar memiliki kemampuan merebut Taiwan dengan kekuatan pada 2027 jika diperlukan. Pejabat Amerika Serikat menilai target tersebut lebih berkaitan dengan kesiapan militer daripada tenggat pasti untuk memulai invasi.
China tidak pernah mengonfirmasi secara terbuka adanya perintah kesiapan untuk 2027. Beijing juga tetap menyatakan dukungan terhadap penyatuan Taiwan secara damai, meski tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan.
Kesiapan militer China terhambat oleh kampanye antikorupsi Xi Jinping yang memicu pergantian di tingkat pimpinan militer. Pejabat yang dikutip juga menilai Beijing dapat menunggu hasil pemilihan presiden Taiwan pada 2028 sebelum menentukan langkah berikutnya.
Penilaian Taiwan berdampak pada stabilitas Indo-Pasifik
Bagi Indonesia, perkembangan di Selat Taiwan berkaitan dengan stabilitas Indo-Pasifik dan lingkungan strategis kawasan. Perubahan penilaian Amerika Serikat dapat memengaruhi cara negara-negara di kawasan membaca risiko konflik, kesiapan pertahanan, serta hubungan ekonomi dan keamanan dengan China dan Amerika Serikat.
Komunitas intelijen Amerika Serikat sebelumnya menyatakan China belum memiliki jadwal tetap untuk menginvasi Taiwan. Penilaian tahunan juga menyatakan Beijing saat ini lebih memilih mengambil kendali atas Taiwan tanpa perang jika memungkinkan.
Namun, analis menegaskan bahwa tahun tersebut merupakan tolok ukur kapabilitas militer, bukan jadwal invasi yang sudah ditetapkan.
China belum secara resmi membatalkan perintah kesiapan tersebut. Xi Jinping disebut belum secara resmi mencabut arahan agar militernya membangun kemampuan operasional untuk merebut Taiwan dengan kekuatan pada 2027.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Internasional
Trump Perintahkan Instansi Federal Memakai Istilah Super Intelligence
Perintah eksekutif Amerika Serikat mengubah istilah AI menjadi Super Intelligence dalam komunikasi lembaga federal, sambil menyiapkan definisi hukum d…
Terbaru di Internasional

Baca juga





