Kabar18.com

Minggu, 4 Oktober 2026

AS Nilai Invasi China ke Taiwan Sebelum 2028 Kecil Kemungkinan

Pejabat Amerika Serikat menilai invasi China ke Taiwan sebelum 2028 semakin kecil kemungkinan terjadi. Target kesiapan militer pada 2027 disebut sebagai tolok ukur kapabilitas, bukan tenggat serangan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Teropong koin di tepi pantai menghadap laut lepas saat senja.
Ilustrasi: Teropong koin di tepi pantai menghadap laut lepas saat senja. · Foto: JINGQIN LIN / Pexels

Washington — Pejabat Amerika Serikat menilai invasi China ke Taiwan sebelum 2028 semakin kecil kemungkinan terjadi.

Penilaian terbaru itu muncul meski Presiden China Xi Jinping memerintahkan Tentara Pembebasan Rakyat agar memiliki kemampuan merebut Taiwan dengan kekuatan pada 2027 jika diperlukan. Pejabat Amerika Serikat menilai target tersebut lebih berkaitan dengan kesiapan militer daripada tenggat pasti untuk memulai invasi.

China tidak pernah mengonfirmasi secara terbuka adanya perintah kesiapan untuk 2027. Beijing juga tetap menyatakan dukungan terhadap penyatuan Taiwan secara damai, meski tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan.

Kesiapan militer China terhambat oleh kampanye antikorupsi Xi Jinping yang memicu pergantian di tingkat pimpinan militer. Pejabat yang dikutip juga menilai Beijing dapat menunggu hasil pemilihan presiden Taiwan pada 2028 sebelum menentukan langkah berikutnya.

Penilaian Taiwan berdampak pada stabilitas Indo-Pasifik

Bagi Indonesia, perkembangan di Selat Taiwan berkaitan dengan stabilitas Indo-Pasifik dan lingkungan strategis kawasan. Perubahan penilaian Amerika Serikat dapat memengaruhi cara negara-negara di kawasan membaca risiko konflik, kesiapan pertahanan, serta hubungan ekonomi dan keamanan dengan China dan Amerika Serikat.

Komunitas intelijen Amerika Serikat sebelumnya menyatakan China belum memiliki jadwal tetap untuk menginvasi Taiwan. Penilaian tahunan juga menyatakan Beijing saat ini lebih memilih mengambil kendali atas Taiwan tanpa perang jika memungkinkan.

Namun, analis menegaskan bahwa tahun tersebut merupakan tolok ukur kapabilitas militer, bukan jadwal invasi yang sudah ditetapkan.

China belum secara resmi membatalkan perintah kesiapan tersebut. Xi Jinping disebut belum secara resmi mencabut arahan agar militernya membangun kemampuan operasional untuk merebut Taiwan dengan kekuatan pada 2027.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.