BMKG Catat Gelombang 2.6m di Selat Bali Selatan
BMKG mencatat potensi gelombang tinggi 2.6m di Selat Bali bagian selatan. Pengguna perairan diminta berhati-hati dan mengikuti arahan otoritas setempat.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Banyuwangi — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat potensi gelombang tinggi hingga 2.6m di perairan Selat Bali bagian selatan pada 4 Oktober 2026. Nelayan dan pengguna jasa penyeberangan diminta mengikuti arahan otoritas setempat serta memperhatikan kondisi laut sebelum berangkat.
Informasi prakiraan BMKG menyebutkan terdapat potensi gelombang tinggi dengan ketinggian 2.6m di perairan tersebut. Halaman prakiraan itu juga memuat imbauan agar pengguna laut berhati-hati dan mengikuti arahan otoritas setempat.
Gelombang memengaruhi keselamatan pelayaran
Potensi gelombang di Selat Bali bagian selatan relevan bagi aktivitas pelayaran dan penyeberangan yang melewati kawasan tersebut. RRI, mengutip peringatan BMKG, melaporkan gelombang hingga 2,5 meter diprakirakan terjadi di Selat Bali bagian selatan dalam periode 3-6 Oktober 2026. Angka pada laporan RRI berbeda dari angka 2.6m pada halaman prakiraan perairan BMKG.
Media Indonesia juga melaporkan kisaran gelombang 0,5 hingga 2,5 meter di Selat Bali bagian selatan hingga 4 Oktober 2026 dan menyebut imbauan BMKG kepada masyarakat, nelayan, serta pelaku kegiatan wisata bahari untuk mewaspadai gelombang di atas dua meter.
BMKG mengingatkan pengguna perairan untuk berhati-hati dan mengikuti arahan otoritas setempat. Perkembangan kondisi laut perlu menjadi perhatian sebelum kegiatan pelayaran dilakukan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pendidikan
Revitalisasi 401 Sekolah Bali Serap 5.580 Tenaga Kerja
Kemendikdasmen menyebut revitalisasi 401 sekolah di Bali pada 2026 menyerap 5.580 tenaga kerja. Program ini juga memperbaiki sarana pendidikan di seju…
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





