Kabar18.com

Senin, 28 September 2026

BMKG Ingatkan Potensi Rob Saat Harvest Moon di Pesisir Indonesia

BMKG mengingatkan masyarakat pesisir mewaspadai kenaikan air laut saat Harvest Moon. Prediksi rob mencakup pesisir Bali, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Kepulauan Kai.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Bulan purnama tampak di langit senja di atas garis pantai dan deretan gedung kota.
Ilustrasi: Bulan purnama tampak di langit senja di atas garis pantai dan deretan gedung kota. · Foto: Anderson Martins / Pexels

Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat pesisir mewaspadai potensi kenaikan permukaan air laut yang berkaitan dengan Harvest Moon pada 26 September 2026. BMKG menyebut kondisi pasang dapat lebih tinggi dan surut lebih rendah dari biasanya.

BMKG menjelaskan Harvest Moon atau Bulan Panen akan menghiasi langit Indonesia pada Sabtu, 26 September 2026. Di Jakarta dan sekitarnya, Bulan mulai terbit pukul 17:29 WIB, dapat diamati optimal mulai pukul 20:00 WIB, dan mencapai puncak pukul 23:39 WIB.

Fenomena purnama dapat bertepatan dengan peningkatan pasang air laut. Namun, laporan BMKG tidak menyatakan Harvest Moon sebagai penyebab otomatis banjir rob di seluruh pesisir Indonesia. Potensi rob bergantung pada prediksi pasang dan kondisi lokal.

Potensi rob perlu dipantau di pesisir Indonesia

Laporan detikcom yang merangkum prediksi pasang surut dan pantauan data ketinggian air BMKG mencantumkan sejumlah kawasan yang berpotensi mengalami banjir pesisir pada akhir September hingga awal Oktober 2026.

Pesisir Bali tercatat berpotensi terdampak pada 26–30 September 2026, meliputi Gianyar, Badung, Denpasar, Tabanan, Klungkung, dan Jembrana. Pesisir Sulawesi Utara diperkirakan terdampak pada 28–30 September 2026, dengan wilayah Kepulauan Talaud, Kepulauan Sangihe, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow, Minahasa Selatan, Manado Tua, dan Manado.

Pesisir Sulawesi Tengah, khususnya pesisir utara Toli-toli, masuk dalam daftar potensi pada 28–30 September 2026. Kepulauan Kai juga tercantum untuk periode 28 September–2 Oktober 2026.

BMKG menekankan masyarakat pesisir perlu mengikuti informasi prediksi pasang dan peringatan lokal dari lembaga berwenang. Laporan yang tersedia tidak menyebut tindakan lanjutan khusus selain kewaspadaan dan pemantauan informasi resmi.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Gaya Hidup

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.