Kabar18.com

Selasa, 29 September 2026

Enam Seniman Nasional Hadirkan Mural dalam Wall of Jakarta di Pulau Tidung

Wall of Jakarta di Pulau Tidung pada 26–27 September 2026 memadukan mural, lokakarya kreatif, hiburan, dan kegiatan lingkungan untuk memperkuat daya tarik wisata.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tangan bertato mengambil salah satu kaleng cat semprot berwarna di atas aspal.
Ilustrasi: Tangan bertato mengambil salah satu kaleng cat semprot berwarna di atas aspal. · Foto: Felicity Tai / Pexels

Pulau Tidung — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu menggelar Wall of Jakarta di kawasan Jembatan Cinta, Kelurahan Pulau Tidung, pada 26–27 September 2026 untuk memperkuat daya tarik wisata sekaligus memperingati Hari Pariwisata Dunia.

Kegiatan tersebut diselenggarakan bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta. Rangkaian acara memadukan seni, kreativitas, hiburan, keterlibatan komunitas, serta aksi kepedulian terhadap lingkungan.

Program Paint the Island menghadirkan enam seniman nasional, yaitu Hardthirteen, GEMS, KSSA, FVNTAZE, NEBSTER, dan WKA. Mereka membuat mural di sejumlah ruang publik Pulau Tidung.

Selain mural, warga dan wisatawan dapat mengikuti Wall Jamming yang mencakup sketch drawing, acara memasak, tata rambut, nail art, screen printing, hingga coffee brewing. Kegiatan ini memberi ruang bagi warga dan pengunjung untuk terlibat dalam aktivitas kreatif.

Wall of Jakarta memperkuat pengalaman wisata di Pulau Tidung

Penyelenggara menyebut karya mural diaplikasikan untuk mempercantik kawasan sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan. Lokasi kegiatan di sekitar Jembatan Cinta menjadi ruang pertemuan antara seni, pariwisata, dan kreativitas masyarakat.

Rangkaian gelar wicara menghadirkan Ahmad Romero Comacho, Andi Sadha, Hardthirteen, dan Hafizh Zulfikar untuk membahas pengembangan kawasan berbasis ekonomi kreatif. Panggung hiburan turut menampilkan Budi Doremi, Karokean, dan Balle Keroncong.

Program lingkungan juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Rangkaian ini meliputi pemilahan sampah, pelepasan hewan laut, serta penanaman dan penguatan ekosistem mangrove di kawasan Kepulauan Seribu.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Pariwisata

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.