Kabar18.com

Jumat, 25 September 2026

F&B ID Bawa Kuliner Asia ke Indonesia dengan Selera Lokal

F&B ID membawa kuliner Taiwan, Jepang, Korea Selatan, dan China ke Indonesia. Cita rasa serta konsepnya dikurasi agar sesuai dengan gaya hidup dan preferensi pelanggan lokal.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Segelas es matcha latte berlapis susu di atas serbet beralaskan meja kayu.
Ilustrasi: Segelas es matcha latte berlapis susu di atas serbet beralaskan meja kayu. · Foto: Shameel mukkath / Pexels

Jakarta — F&B ID menghadirkan kuliner dari Taiwan, Jepang, Korea Selatan, dan China di Indonesia pada Selasa, 22 September 2026, dengan penyesuaian terhadap gaya hidup serta preferensi pelanggan lokal.

Liputan6.com melaporkan bahwa cita rasa dari sejumlah negara Asia Timur hadir melalui minuman, makanan ringan, hidangan utama, dan konsep restoran. Penyesuaian tersebut menjadi bagian dari upaya menyajikan kuliner dunia agar relevan bagi konsumen Indonesia.

Portofolio F&B ID mencakup Chatime, Chatime Atealier, Cupbop, Gindaco, Go! Go! CURRY, dan 88 SEOUL. Chatime membawa minuman brewed tea dari Taiwan, sedangkan Gindaco dan Go! Go! CURRY menyajikan pilihan kuliner Jepang. Cupbop dan 88 SEOUL memperkuat kategori makanan Korea Selatan.

Kumparan melaporkan bahwa PT Foods Beverages Indonesia, bagian dari Kawan Lama Group, mengkurasi cita rasa dunia agar sesuai dengan gaya hidup dan preferensi pelanggan lokal. Laporan itu juga menyebut pengembangan sejumlah merek dan perluasan jangkauan gerai di berbagai wilayah Indonesia.

Mengapa kuliner global penting bagi pembaca

Perkembangan ini menunjukkan semakin beragamnya pilihan makanan dan minuman yang tersedia bagi konsumen Indonesia. Pembaca dapat menemukan produk dengan identitas kuliner Taiwan, Jepang, Korea Selatan, dan China, tetapi penyajiannya disesuaikan dengan konteks pasar lokal.

Medcom.id melaporkan F&B ID menyiapkan Gindaco Yokocho yang terinspirasi Japanese street food alley serta M Stand, merek kopi asal Shanghai. Rencana tersebut memperluas ragam kuliner Asia yang dibawa perusahaan ke Indonesia.

Dalam laporan Liputan6.com, kuliner global disebut semakin mudah ditemukan dalam keseharian masyarakat Indonesia. Sementara itu, laporan Kumparan menempatkan strategi kurasi rasa dan relevansi lokal sebagai bagian dari pengembangan bisnis F&B ID pada 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Gaya Hidup

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.