Kabar18.com

Senin, 5 Oktober 2026

FBI Tangkap Wanying Zhang di Bandara Los Angeles

FBI menangkap Wanying Zhang di Bandara Internasional Los Angeles pada Minggu saat hendak terbang ke China. Ia didakwa sebagai agen asing China yang tidak terdaftar dan dituduh mengawasi putra Presiden Taiwan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Area ruang tunggu terminal bandara yang sepi dengan dinding kaca besar dan deretan kursi.
Ilustrasi: Area ruang tunggu terminal bandara yang sepi dengan dinding kaca besar dan deretan kursi. · Foto: David Gan / Pexels

Los Angeles — FBI menangkap Wanying Zhang di Bandara Internasional Los Angeles pada Minggu (4/10/2026) saat ia hendak berangkat ke China. Perempuan 34 tahun asal Irvine, California, itu didakwa bertindak sebagai agen asing China yang tidak terdaftar.

Menurut keterangan otoritas Amerika Serikat, Zhang diduga melakukan pengawasan terhadap kerabat dekat pejabat pemerintah Taiwan. Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyebut Zhang bepergian ke Seattle pada 2025 atas arahan pejabat China dan mengirim foto, video, serta informasi pelat nomor kendaraan kepada pihak China.

FBI menyatakan sasaran pengawasan adalah putra Presiden Taiwan Lai Ching-te. Laporan CBS News yang dikutip sejumlah media mengidentifikasi sasaran tersebut sebagai Ting-Yu Lai. Informasi mengenai identitas sasaran itu berasal dari sumber penegak hukum, sedangkan pengaduan pidana menyebut Zhang dan seorang rekannya memotret rumah keluarga pejabat Taiwan di kawasan Seattle.

Perkara ini memperlihatkan dimensi keamanan AS-China dan Taiwan

Penangkapan di bandara sebelum keberangkatan ke China membuat perkara ini berkaitan dengan aktivitas agen asing, keamanan pejabat Taiwan, dan hubungan Amerika Serikat-China. Bagi pembaca Indonesia, kasus tersebut relevan karena menyangkut persaingan keamanan di kawasan Asia-Pasifik yang dapat memengaruhi hubungan antarnegara dan stabilitas regional.

Zhang menghadapi dakwaan bertindak sebagai agen asing China yang tidak terdaftar. Otoritas Amerika Serikat menyebut ia diduga tidak memberitahukan kepada jaksa agung bahwa dirinya bekerja atas nama pemerintah asing.

Zhang dijadwalkan hadir di pengadilan federal Los Angeles pada Senin (5/10/2026). Perkara selanjutnya akan bergantung pada proses hukum dan pembuktian atas tuduhan tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.