Kabar18.com

Senin, 28 September 2026

Gencatan Dagang AS-China Berlanjut hingga 10 Januari 2027

Amerika Serikat dan China memperpanjang gencatan dagang hingga 10 Januari 2027. Kesepakatan memberi waktu tambahan untuk membahas hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tumpukan kontainer kargo di pelabuhan dan kapal kontainer yang melintas di perairan berawan.
Ilustrasi: Tumpukan kontainer kargo di pelabuhan dan kapal kontainer yang melintas di perairan berawan. · Foto: Rafael Rodrigues / Pexels

Washington — Amerika Serikat dan China menyepakati perpanjangan gencatan perang dagang hingga 10 Januari 2027 setelah Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng bertemu di Washington pada 23 September 2026. Kesepakatan itu diumumkan ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut Presiden China Xi Jinping dalam kunjungan kenegaraan.

Perpanjangan berlaku selama dua bulan dari kesepakatan yang semula dijadwalkan berakhir pada 10 November. Reuters melaporkan perpanjangan tersebut memberi waktu tambahan bagi Washington dan Beijing untuk membahas kesepakatan ekonomi yang lebih luas.

Perubahan dagang AS-China dapat memengaruhi rantai pasok Indonesia

Gencatan dagang mempertahankan kondisi perdagangan yang lebih longgar antara dua ekonomi terbesar dunia. Kesepakatan sebelumnya mencakup penurunan tarif Amerika Serikat serta penangguhan pembatasan ekspor mineral tanah jarang dan mineral kritis oleh China.

Bagi Indonesia, perubahan tarif, pembatasan mineral, dan pembelian komoditas pertanian dapat memengaruhi arus perdagangan serta rantai pasok yang terhubung dengan pasar Amerika Serikat dan China. Dampaknya bergantung pada hasil pembicaraan lanjutan dan kebijakan yang diterapkan kedua negara.

Reuters menyebut kesepakatan sebelumnya dicapai setelah Trump dan Xi bertemu di Busan, Korea Selatan. Perpanjangan terbaru disebut sebagai kesempatan untuk menilai langkah ekonomi berikutnya, sementara sejumlah persoalan perdagangan masih menjadi bahan negosiasi.

Kedua negara kini memiliki waktu hingga 10 Januari 2027 untuk melanjutkan pembahasan mengenai hubungan dagang dan kemungkinan kesepakatan yang lebih besar.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.