Grab dan OVO Latih 5.353 UMKM Cirebon dengan AI
Grab dan OVO menggelar program #BeraniDigital di Cirebon pada 1 Oktober 2026. Pelatihan membahas AI, pengelolaan keuangan, visibilitas produk, dan akses pendanaan digital.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Cirebon — Pemerintah Kota Cirebon bersama Grab dan OVO meluncurkan program Kota Masa Depan #BeraniDigital pada 1 Oktober 2026 untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mitra pengemudi melalui teknologi.
Program tersebut digelar di Kota Cirebon, Jawa Barat, sebagai kolaborasi Grab Indonesia dan OVO dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia serta Pemerintah Kota Cirebon. Cirebon menjadi kota ke-18 dalam rangkaian program Kota Masa Depan.
Pelatihan mencakup pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan visibilitas produk, pengelolaan keuangan, dan penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Materinya antara lain menyusun deskripsi produk, mencari ide konten promosi, merangkum masukan pelanggan, serta menyiapkan perencanaan kerja sederhana.
Pelaku UMKM juga diperkenalkan dengan pilihan pendanaan digital melalui GrabModal by OVO Finansial. Liputan6.com menyebut Pemerintah Kota Cirebon mencatat terdapat 5.353 UMKM di wilayah tersebut. Sektor perdagangan dan jasa berkontribusi 27,31 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kota Cirebon.
Mengapa program ini penting bagi pembaca
Digitalisasi memberi pelaku usaha akses pada sarana untuk menjangkau pelanggan, mengelola kegiatan usaha, dan mencari pendanaan. Bagi ekonomi daerah, program ini menghubungkan UMKM, mitra pengemudi, pemerintah, dan penyedia layanan digital dalam satu ekosistem.
Suara.com melaporkan pelatihan #BeraniDigital di Cirebon berlangsung pada 1 Oktober 2026 dan mencakup pengelolaan keuangan, penggunaan AI, serta akses pembiayaan usaha. IDN Times juga melaporkan peresmian program oleh Grab Indonesia, OVO, Kementerian UMKM, dan Pemerintah Kota Cirebon pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Program Kota Masa Depan telah menjangkau lebih dari 200.000 UMKM di berbagai kota dan membantu lebih dari 5.200 pedagang pasar tradisional melakukan digitalisasi melalui inisiatif GrabMart Pasar. Sejak 2021, lebih dari 445.000 Mitra UMKM dan Mitra Pengemudi disebut telah mengakses pendanaan senilai lebih dari Rp6 triliun melalui GrabModal by OVO Finansial.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Teknologi
Jakarta Siapkan 10 Finalis Duta Antihoaks Hadapi Era AI
Sebanyak 10 finalis dari 356 pendaftar mengikuti penjurian Program Duta Antihoaks Jakarta 2026. Pengukuhan duta direncanakan berlangsung pada Oktober…
Terbaru di Entrepreneur

Berita utama hari ini

Baca juga



