Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertalite dan Biosolar Tetap pada 24 September
Harga Pertalite Rp10.000 dan Biosolar Rp6.800 per liter tetap pada 24 September 2026. Pertamax juga bertahan Rp15.950, sementara sejumlah BBM nonsubsidi lain dipasarkan dengan harga lebih tinggi.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Indonesia — Pertamina mempertahankan harga Pertalite, Biosolar, dan Pertamax pada 24 September 2026. Harga Pertalite Rp10.000 per liter, Biosolar Rp6.800 per liter, dan Pertamax Rp15.950 per liter.
Mengapa ini penting: Pengguna kendaraan membayar harga berbeda menurut jenis BBM; Pertalite dan Biosolar tetap Rp10.000 dan Rp6.800 per liter, sedangkan sejumlah BBM nonsubsidi lebih mahal.
Di sisi lain, sejumlah BBM nonsubsidi Pertamina tercatat lebih tinggi dibanding harga sebelum penyesuaian September. Pertamax Green 95 dijual Rp19.150 per liter, Pertamax Turbo Rp19.600 per liter, Dexlite Rp23.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter.
Menurut Bisnis.com, Pertamina menaikkan harga Pertamax Green 95 pada 2 September 2026. Produk itu sebelumnya dibanderol Rp16.600 per liter. Pada periode yang sama, Pertamax Turbo naik dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter, Dexlite dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter, dan Pertamina Dex dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter.
Harga BBM nonsubsidi juga berubah di sejumlah badan usaha lain. BP-AKR menetapkan BP 92 Rp16.130 per liter, BP Ultimate Rp19.330 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp25.420 per liter. Harga BP 92 tetap, sedangkan BP Ultimate dan BP Ultimate Diesel naik.
Vivo menjual Revvo 92 seharga Rp16.130 per liter, Revvo 95 Rp19.330 per liter, dan Diesel Primus Rp25.420 per liter. Revvo 92 tetap, sementara Revvo 95 dan Diesel Primus naik.
Bisnis.com melaporkan harga Shell V-Power Diesel menjadi Rp25.420 per liter. Dalam daftar harga 24 September, harga Shell Super dan Shell V-Power tidak dicantumkan.
Daftar harga tersebut berlaku untuk wilayah dan jaringan SPBU yang dicantumkan oleh masing-masing badan usaha. Harga BBM nonsubsidi dapat berubah mengikuti kebijakan perusahaan dan perkembangan harga minyak, sedangkan Pertalite dan Biosolar merupakan BBM bersubsidi.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
Mendag Waspadai Kenaikan Harga Minyak terhadap Neraca Dagang
Harga Brent mencapai US$104,68 per barel pada 21 September 2026. Menteri Perdagangan Budi Santoso meminta ekspor terus meningkat agar defisit migas ti…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga





