Kabar18.com

Rabu, 7 Oktober 2026

Hashim Sebut Masa Depan Indonesia Cerah di ISF 2026

Hashim Djojohadikusumo menyebut masa depan Indonesia cerah saat berpidato di ISF 2026, Jakarta. Ia menyoroti ekonomi, demografi, geografis, dan posisi Indonesia yang tidak terlibat konflik.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan panel surya terbentang di padang rumput di bawah langit biru berawan.
Ilustrasi: Deretan panel surya terbentang di padang rumput di bawah langit biru berawan. · Foto: Mark Stebnicki / Pexels

Jakarta — Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo menilai masa depan Indonesia cerah dalam pidato pembukaan Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2026 di Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2026.

Hashim menyebut pertumbuhan ekonomi, demografi, kondisi geografis, serta posisi Indonesia yang tidak terlibat dalam konflik sebagai alasan penilaiannya. Ia juga mengatakan Indonesia menghadapi berbagai persoalan, tetapi tidak sependapat dengan anggapan bahwa negara ini menuju kegagalan.

Dalam forum tersebut, Hashim turut menyampaikan bahwa kondisi pangan Indonesia aman. Ia mengatakan Indonesia akan mampu bertahan apabila pandemi COVID-19 kembali terjadi pada masa depan.

Mengapa Pandangan Hashim Penting bagi Pembaca

Pernyataan itu disampaikan dalam forum yang mempertemukan pemimpin perusahaan, investor, pembuat kebijakan, akademisi, lembaga keuangan, dan organisasi internasional. ISF 2026 mengangkat tema Investing for a Resilient, Sustainable and Prosperous World, dengan pembahasan mengenai pertumbuhan rendah karbon, ketahanan, inovasi, teknologi, dan pembiayaan.

Forum ISF 2026 berlangsung pada 6-7 Oktober 2026 di Jakarta. Hari pertama berfokus pada Powering Low-Carbon Growth, sedangkan hari kedua membahas Enabling a Resilient & Liveable Future. Agenda tersebut menempatkan pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan dalam satu pembahasan.

Selain Hashim, forum ini menghadirkan lebih dari 200 pembicara internasional dari unsur pemerintah, dunia usaha, investor, lembaga keuangan, akademisi, dan organisasi global. Penyelenggara mengarahkan forum untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mempercepat transisi rendah karbon dan memperkuat ketahanan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Tokoh

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.