Kabar18.com

Minggu, 4 Oktober 2026

Hilirisasi IMIP Dorong Pertumbuhan UMKM di Bahodopi

Kawasan IMIP mendorong usaha lokal di Bahodopi, Morowali. Data laporan mencatat kios Pertamini, stan minuman, stan makanan, kios umum, dan warung makan sebagai UMKM terbanyak.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seseorang sedang memasak di wajan dekat wadah berisi mie dan bahan makanan di gerobak kuliner jalanan.
Ilustrasi: Seseorang sedang memasak di wajan dekat wadah berisi mie dan bahan makanan di gerobak kuliner jalanan. · Foto: JUNLIN ZOU / Pexels

Bahodopi — Kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, berdasarkan laporan pada 3 Oktober 2026.

Data yang dikutip dalam laporan detikFinance mencatat lima jenis UMKM terbanyak di Bahodopi. Kios Pertamini mencapai 981 unit, stan minuman 735 unit, stan makanan non-bangunan 670 unit, kios umum 648 unit, dan warung makan 591 unit.

Head of Media Department PT IMIP Dedy Kurniawan menyebut sebagian besar UMKM berada dalam kategori usaha mikro. Kelompok usaha tersebut memiliki omzet hingga Rp300 juta per tahun dan menunjukkan peluang untuk berkembang ke tingkat usaha yang lebih tinggi.

Hilirisasi membuka ruang usaha bagi masyarakat Bahodopi

Pertumbuhan kawasan industri membuat aktivitas ekonomi di sekitar IMIP semakin beragam. Laporan perusahaan menyebut kebutuhan belanja harian karyawan menjadi salah satu penggerak perputaran uang dan mendorong munculnya usaha kuliner, kios harian, jasa penatu, serta transportasi.

RRI melaporkan bahwa kehadiran IMIP juga berkaitan dengan terbukanya kesempatan kerja, berkembangnya peluang usaha kecil dan menengah bagi masyarakat lokal, serta peningkatan kapasitas dan keterampilan. Hingga 2026, sebanyak 23 UMKM di Kecamatan Bahodopi tercatat terlibat dalam program peningkatan kapasitas dan pendampingan tanggung jawab sosial perusahaan IMIP.

Perkembangan itu menunjukkan hubungan antara aktivitas industri pengolahan nikel dan kebutuhan barang serta jasa di wilayah sekitar. Namun, angka dan jenis usaha dalam laporan-laporan tersebut berasal dari periode pendataan yang berbeda, sehingga tidak dapat diperlakukan sebagai satu seri statistik yang sama.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Entrepreneur

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.