IHSG Menguat ke 6.130,88 di Jakarta pada Sesi I
IHSG naik 0,15 persen atau 9,18 poin ke level 6.130,88 pada penutupan sesi I Rabu (30/9/2026). Penguatan ditopang sektor konsumer primer, barang baku, dan infrastruktur.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan sesi I perdagangan Rabu (30/9/2026) di Jakarta, naik 0,15 persen atau 9,18 poin ke level 6.130,88.
Penguatan indeks terutama ditopang sektor konsumer primer, barang baku, dan infrastruktur. CNBC Indonesia melaporkan sektor konsumer primer naik 1,16 persen, sektor barang baku 0,97 persen, dan sektor infrastruktur 0,92 persen.
RRI mencatat IHSG berada di level 6.130,88 atau naik 9,18 poin atau 0,15 persen hingga penutupan sesi I. Pada pembukaan perdagangan, indeks turun 0,06 persen ke level 6.118,04 dibandingkan penutupan hari sebelumnya.
Pergerakan IHSG menjadi perhatian pasar domestik
Perubahan IHSG menjadi indikator penting bagi investor dan pelaku usaha yang mengikuti kondisi pasar modal Indonesia. Penguatan pada sesi I menunjukkan pergerakan positif, meski indeks tetap bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan.
Indeks sempat mencapai level tertinggi 6.187,05 dan menyentuh level terendah 6.108,78 selama sesi perdagangan, menurut CNBC Indonesia. RRI juga melaporkan indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.187 pada sesi I.
Pergerakan rupiah dan pasar saham turut dipantau pemerintah bersama Bank Indonesia. Informasi tersebut menjadi konteks bagi pembaca dalam memahami hubungan antara kondisi pasar keuangan dan kebijakan ekonomi nasional.
RRI melaporkan IHSG cenderung berkonsolidasi pada kisaran 6.050-6.200. Perkembangan pada sesi berikutnya bergantung pada arah pergerakan indeks dan sentimen pasar yang disebut dalam laporan tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Politik
Pemerintah Menunggu DPR Merampungkan RUU Pemilu di Jakarta
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan pemerintah belum membahas RUU Pemilu. Pemerintah menunggu DPR merampungkan rancangan sebelum menyusun DI…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga




