IHSG Turun ke Level Terendah Tiga Bulan di Jakarta
IHSG berbalik melemah setelah sempat berada di zona hijau pada awal perdagangan Senin. Tekanan jual membawa indeks ke titik terendah dalam tiga bulan.
Oleh Pandi Muktar
· 1 menit baca
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 2,59 persen atau 157,61 poin ke level 5.975,78 pada perdagangan Senin, 12 Oktober 2026, di Jakarta. Penutupan tersebut menjadi level terendah dalam tiga bulan, menurut laporan CNBC Indonesia.
IHSG sebelumnya bergerak di zona hijau pada awal perdagangan, tetapi berbalik melemah hingga penutupan. Data laporan menyebut tekanan jual mendorong indeks turun dari penutupan sebelumnya ke level 5.975,78.
Level IHSG menjadi perhatian pembaca nasional
Penurunan IHSG menunjukkan tekanan di pasar keuangan domestik. Bagi pembaca di Indonesia, perubahan indeks saham memengaruhi sentimen investasi.
Laporan CNBC Indonesia juga menempatkan penutupan IHSG pada 5.975,78 sebagai titik terendah dalam tiga bulan. Angka penurunan 157,61 poin dan 2,59 persen menggambarkan besarnya perubahan indeks selama perdagangan Senin.
Perdagangan berikutnya akan menjadi perkembangan lanjutan yang perlu dipantau untuk melihat apakah tekanan pada IHSG berlanjut. Tidak ada jadwal atau tindakan pasar berikutnya yang dinyatakan secara spesifik dalam laporan yang tersedia. Penutupan tersebut kembali menegaskan posisi IHSG pada level terendah dalam tiga bulan, sementara pergerakan dari zona hijau menuju pelemahan menjadi bagian dari dinamika perdagangan hari itu.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Tokoh
Bahlil Jelaskan Dasar Kebijakan UMKM di Jakarta
Bahlil Lahadalia menyebut pengalaman memperoleh proyek bernilai kontrak Rp 60 juta menjadi dasar kebijakan afirmatif bagi pengusaha daerah dan UMKM da…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga



