Kabar18.com

Rabu, 30 September 2026

Indonesia Hadapi Rata-rata 16 Serangan Siber per Detik

Data AwanPintar.id menunjukkan Indonesia menghadapi rata-rata 16 serangan siber per detik pada paruh pertama 2026. Jumlahnya meningkat 93,33 persen dibandingkan periode yang sama 2025.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Konsol terminal server dengan layar biru dan papan ketik di dalam rak data center.
Ilustrasi: Konsol terminal server dengan layar biru dan papan ketik di dalam rak data center. · Foto: panumas nikhomkhai / Pexels

Jakarta — Perusahaan di Indonesia menghadapi rata-rata 16 serangan siber per detik pada paruh pertama 2026, berdasarkan data AwanPintar.id yang diberitakan Liputan6.com pada Selasa, 29 September 2026.

Data tersebut merujuk pada laporan Ancaman Digital di Indonesia Semester 1 Tahun 2026. Liputan6.com menyebut ancaman itu menjadi gambaran skala serangan terhadap ruang siber nasional. Laporan lain menyatakan 257.976.333 serangan tercatat sepanjang Januari hingga Juni 2026, atau setara dengan rata-rata 16 serangan siber setiap detik.

Jumlah serangan pada semester pertama 2026 meningkat 93,33 persen dibandingkan semester pertama 2025, yang mencatat 133.439.209 serangan. Serangan tersebut menyasar Indonesia selama enam bulan pertama 2026.

Risiko keamanan digital meningkat bagi perusahaan

Liputan6.com melaporkan bahwa strategi keamanan yang hanya bersifat reaktif semakin berisiko. Peretas memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menemukan kelemahan dan melancarkan serangan secara otomatis, sehingga perusahaan perlu menghadapi ancaman dengan permukaan serangan yang lebih luas.

Detik.com mengaitkan peningkatan ancaman dengan meluasnya transformasi digital di berbagai sektor. Medcom.id melaporkan bahwa jenis ancaman yang paling dominan pada semester pertama 2026 adalah Attempted Administrator Privilege Gain, yakni upaya merebut kendali penuh atas administrator sistem.

Informasi mengenai langkah lanjutan dalam laporan-laporan yang ditemukan belum menyebut keputusan atau jadwal tindakan tertentu. Fakta yang tersedia menunjukkan bahwa data serangan untuk Januari hingga Juni 2026 menjadi dasar penilaian terhadap kondisi keamanan siber perusahaan dan ruang digital Indonesia.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Teknologi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.