Jawa Timur Berawan, Gelombang Selatan Capai 2,6 Meter
BMKG Juanda memprakirakan sebagian besar Jawa Timur berawan pada 6 Oktober 2026. Perairan selatan berpotensi mengalami gelombang 1,3–2,6 meter selama 24 jam.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Surabaya — BMKG Juanda memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Timur berawan pada Selasa, 6 Oktober 2026, sementara Perairan Selatan Jawa Timur berpotensi mengalami gelombang 1,3–2,6 meter selama 24 jam mulai pukul 07.00 WIB.
Prakiraan cuaca tersebut masih membuka peluang hujan ringan di sejumlah daerah pada pagi hingga siang. Kabut atau asap juga berpotensi muncul pada malam sampai dini hari. Suhu udara Jawa Timur diprakirakan berada pada kisaran 11–38 derajat Celsius, dengan kelembapan 28–100 persen.
Angin di daratan bertiup dari arah Timur Laut dengan kecepatan hingga 48 kilometer per jam. Sebanyak 32 daerah diprakirakan berawan, termasuk Malang Raya, Blitar, Kediri, Madiun, Madura, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Bojonegoro. Suhu di wilayah-wilayah itu umumnya berada pada kisaran 21–37 derajat Celsius.
Gelombang selatan perlu diperhatikan pelayaran
Untuk kondisi maritim Jawa Timur, BMKG memprakirakan Laut Jawa Bagian Timur, Selat Madura, dan Perairan Selatan Jawa Timur berawan mulai Selasa pukul 07.00 WIB selama 24 jam. Angin di perairan dominan dari arah timur dengan kecepatan 26–28 knot.
Tinggi gelombang di Laut Jawa Bagian Timur dan Selat Madura diprakirakan 0,5–1,6 meter. Di Perairan Selatan Jawa Timur, gelombang lebih tinggi, yakni 1,3–2,6 meter.
Peringatan gelombang tinggi di pesisir selatan Jawa Timur berlaku mulai 6 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB hingga 9 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Gelombang 2,5–4 meter berpotensi terjadi di Perairan Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan Malang.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ragam
Surabaya Jadi Pusat Puncak Hari Batik Nasional 2026
Surabaya menjadi pusat peringatan Hari Batik Nasional 2026. Puncaknya berlangsung 2 Oktober di Dermaga Kapal Taman Prestasi dengan tajuk “Batik Berlay…
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





