Kabar18.com

Kamis, 15 Oktober 2026

Jenazah Penambang Emas Berhasil Dievakusi, Anggota Basarnas Belum Ditemukan

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Jenazah Edi Suparma Lubis Saat Dievakuasi (foto: Basarnas)
Jenazah Edi Suparma Lubis Saat Dievakuasi (foto: Basarnas)

KABAR18.COM-Setelah ditemukan Kamis (18/1/2024), jenazah Edi Suparman Lubis (35), penambang emas yang hanyut di Sungai Pemetai, Kabupaten Kerinci, akhirnya berhasil dievakuasi.

Jenazah Edi sampai di rumah duka, Desa Koto Dua, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungaipenuh, Sabtu (20/1/2024), tengah malam.

Evakuasi korban, yang hanyut saat mendulang emas di hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), wilayah Batang Merangin, Kerinci itu memakan waktu panjang.

Jenazah dijemput ke dalam hutan oleh warga dan pihak keluarga Kamis lalu. Namun baru tiba di rumah duka setelah 48 jam kemudian.

Proses evakuasi terkendala oleh medan menuju lokasi kejadian. Banyak terdapat jurang terjal, dan daerah perbukitan. Ditambah lagi kondisi jalan yang licin.

Kapolsek Batang Merangin, Iptu Julisman menyebut, jenazah korban dibawa keluar hutan melalui jalur sungai. Warga membuat rakit dari ban dalam mobil.

“Jenazah korban berhasil dievakuasi lewat jalur air, memakan waktu sekitar 48 jam,” katanya.

Jenazah Edi Suparman sudah diserahkan kepada keluarganya. Pihak keluarga ikhlas menerima musibah ini, sehingga tidak dilakukan autopsi.

“Keluarga korban membuat pernyataan tidak menuntut secara hukum,” jelas Julisman.

Anggota Basarnas Belum Ditemukan

Sementara itu, M Agus Farurrazi, anggota Basarnas Pos Kerinci yang hanyut saat membantu pencarian Edi Suparman, sampai Minggu dini hari ini belum ada kabar beritanya.

Agus mengalami musibah ketika itu. Perahu yang ditumpanginya bersama 4 rekannya terbalik.

Dalam kejadian itu, 4 orang berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan Agus hilang terseret arus Sungai Batang Merangin yang sangat deras.

Nasib warga Medan, Sumatra Utara itu hingga kini belum diketahui. Namun, warga menemukan rompi pelampung, yang diduga milik Agus, di wilayah Desa Birun, Kabupaten Merangin.

Tim SAR Gabungan bersama anggota Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI), dari Kerinci, Sungaipenuh, Bangko, Sarolangun, Muara Bungo dan Muarojambi, terus berusaha mencari Agus.

Pencarian dibagi beberapa tim. Mereka menyisiri sungai sampai ke simpang Sungai Batang Asai, Kabupaten Sarolangun.

Istri Agus yang dikabarkan sedang hamil tua mengandung anak pertama mereka, berharap suaminya secepatnya pulang ke rumah. ***

 

 

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Hukum

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.