Kabut Asap Memburuk, Kasus ISPA Palembang Capai 17.434
Kabut asap karhutla memburuk di Palembang pada 10 Oktober 2026. Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat 17.434 kasus ISPA sepanjang September, bersamaan dengan jarak pandang sekitar 20 meter.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Palembang — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memburuk pada Sabtu, 10 Oktober 2026, sementara Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat 17.434 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang September 2026.
Kondisi asap dilaporkan menyelimuti Palembang, Sumatera Selatan, dan mengganggu kualitas udara. Laporan mengenai jarak pandang sekitar 20 meter berasal dari laporan situasi pada Sabtu sore. Data kesehatan yang dikutip sejumlah laporan menunjukkan 17.434 kasus ISPA pada September, angka tertinggi sepanjang 2026 menurut laporan terkait.
Pemerintah Kota Palembang sebelumnya melaporkan kualitas udara mencapai kategori berbahaya pada periode September. Kondisi tersebut menjadi bagian dari situasi kabut asap yang memburuk di wilayah Palembang pada Sabtu.
Kabut asap meningkatkan risiko kesehatan warga Palembang
Lonjakan kasus ISPA menjadi perhatian karena terjadi bersamaan dengan memburuknya kualitas udara akibat karhutla. Laporan Dinas Kesehatan Kota Palembang juga menyebutkan bahwa kasus ISPA meningkat dari 15.020 kasus pada Agustus menjadi 17.434 kasus pada September 2026.
Laporan yang tersedia menyebut karhutla masih berlangsung di Sumatera Selatan. Penanganan kesehatan dan pemantauan kualitas udara menjadi bagian dari respons pemerintah daerah terhadap dampak asap di Palembang. Situasi tersebut memperlihatkan bahwa kabut asap dan kasus ISPA tercatat dalam waktu yang berdekatan, dengan kualitas udara yang sebelumnya dilaporkan mencapai kategori berbahaya.
Di Palembang, laporan situasi pada Sabtu sore juga menyebut jarak pandang sekitar 20 meter. Data itu disebut bersamaan dengan laporan mengenai asap yang menyelimuti wilayah dan mengganggu kualitas udara. Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat kasus ISPA sepanjang September, sedangkan laporan terkait menyebut jumlah tersebut sebagai angka tertinggi sepanjang 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
Kabut Asap Karhutla Selimuti Batam, Warga Kurangi Aktivitas Luar
Kabut asap karhutla menyelimuti Batam pada 7 Oktober 2026. BMKG mencatat PM2.5 sebesar 88,5 mikrogram per meter kubik dan mengimbau warga memakai mask…
Terbaru di Kesehatan

Berita utama hari ini

Baca juga





