Karhutla 2026 Meluas ke Sejumlah Wilayah Indonesia
Koalisi Indonesia Tanpa Polusi menyebut karhutla 2026 meluas ke sejumlah wilayah Indonesia. Data yang dipaparkan mencatat 113.336 kasus ISPA di 63 kabupaten/kota terdampak.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Koalisi Indonesia Tanpa Polusi menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2026 meluas secara sporadis ke Jawa, Bali-Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Tanah Papua pada 1 Oktober 2026.
Koalisi memaparkan data Kementerian Kesehatan yang mencatat 113.336 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di 63 kabupaten/kota terdampak. Sebanyak 26.545 kasus terjadi pada anak usia 0-5 tahun.
Data Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi) Kementerian Kehutanan yang dikutip koalisi mencatat luas karhutla sepanjang Januari hingga Juli 2026 mencapai 202.004,30 hektare. Luasan itu meningkat 69 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Karhutla meluas dan berdampak pada kesehatan
Perluasan wilayah kebakaran membuat isu karhutla tidak hanya berkaitan dengan Sumatra dan Kalimantan. Laporan kasus ISPA menunjukkan dampak kesehatan telah tercatat di wilayah terdampak yang tersebar di sejumlah daerah.
Koalisi Indonesia Tanpa Polusi menyoroti sebaran kebakaran yang mencakup wilayah barat hingga timur Indonesia. Data kesehatan yang disampaikan koalisi juga mencakup kelompok balita, yang menjadi bagian dari total kasus ISPA di kabupaten/kota terdampak.
Angka luas karhutla dan kasus ISPA tersebut menjadi konteks laporan mengenai desakan agar pemerintah memperbaiki tata kelola karhutla dan melindungi masyarakat terdampak. Laporan yang terbit pada 2 Oktober 2026 menyebut data SiPongi dan data Kementerian Kesehatan sebagai dasar pemaparan koalisi.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pendidikan
Kabut Asap Alihkan Pembelajaran Bungo Kembali ke Daring
Kabut asap membuat pembelajaran di Kabupaten Bungo kembali berlangsung daring. Saat tatap muka, siswa wajib memakai masker dan beraktivitas di dalam r…
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





