Kemdiktisaintek Hitung Pembiayaan Pendidikan Gratis di Jakarta
Kemdiktisaintek menghitung kebutuhan pembiayaan pendidikan gratis di PTN, termasuk anggaran Rp93,7 triliun untuk 2.833.169 mahasiswa. Hasilnya akan dilaporkan kepada Presiden.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mulai menghitung kebutuhan pembiayaan untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pendidikan gratis hingga perguruan tinggi negeri (PTN) pada Selasa, 22 September 2026.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan penghitungan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan standar pembiayaan setiap mahasiswa di seluruh PTN. Pemerintah juga memetakan kondisi masing-masing perguruan tinggi, termasuk kebutuhan kampus dan jumlah mahasiswa.
Dalam rapat kerja bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Brian menyampaikan kebutuhan anggaran untuk menggratiskan seluruh PTN mencapai Rp93,7 triliun. Angka itu mencakup 2.833.169 mahasiswa pada jenjang vokasi dan akademik, yaitu D3, D4, dan S1.
Penghitungan Menjadi Dasar Kebijakan Pendidikan Tinggi
Langkah ini penting karena menyangkut rencana pembiayaan pendidikan tinggi negeri secara nasional. Namun, penghitungan kebutuhan dan penyusunan data belum sama dengan penerapan program pendidikan gratis secara penuh.
Brian mengatakan data kebutuhan setiap kampus dan jumlah mahasiswa diperlukan untuk menyusun kebutuhan pembiayaan secara menyeluruh. Hasil penghitungan dan pemetaan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan skema dan tahapan penerapan pendidikan gratis di PTN.
Pemerintah juga menyiapkan kemungkinan penerapan secara bertahap apabila pelaksanaan menyeluruh belum dapat dilakukan sekaligus. Tahapan yang sedang dikaji mencakup 2027, 2028, hingga 2029.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Tokoh
Prabowo Akui Serahkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana ke Kejaksaan
Dalam dialog di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, pada 6 September 2026 yang disiarkan 16 September, Presiden Prabowo Subianto mencontohkan penangana…
Terbaru di Pendidikan

Berita utama hari ini

Baca juga





