Kemenkes Pastikan Kamar Rumah Sakit Aman di Tengah Influenza A
Kementerian Kesehatan menyatakan kapasitas kamar rawat inap rumah sakit masih aman saat kasus Influenza A meningkat. Pasien disebut tetap tertangani dengan baik.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Bandung — Kementerian Kesehatan memastikan ketersediaan kamar rawat inap rumah sakit di Indonesia masih aman di tengah lonjakan kasus Influenza A pada Kamis, 24 September 2026.
Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa menyampaikan kondisi tersebut di Pendopo Kota Bandung. Ia mengatakan tingkat okupansi rumah sakit secara rata-rata masih aman dan pasien dapat tertangani dengan baik.
Menurut Kunta, jumlah pasien yang meningkat belum menimbulkan masalah pada ketersediaan kamar rawat inap. Pemeriksaan terhadap kondisi rumah sakit juga tidak menemukan keadaan yang mengkhawatirkan.
Ketersediaan kamar tetap penting bagi penanganan Influenza A
Informasi mengenai kapasitas rumah sakit menjadi penting bagi pembaca karena berkaitan langsung dengan kesiapan layanan kesehatan saat kasus Influenza A meningkat. Kementerian Kesehatan menyatakan pasien masih dapat ditangani dengan baik meskipun terdapat banyak pasien.
Dalam laporan pengawasan Kementerian Kesehatan, aktivitas influenza nasional masih berada dalam kategori rendah dan situasi disebut terkendali. Data tersebut berasal dari pemantauan rumah sakit sentinel serta pemeriksaan spesimen influenza.
Di Jawa Barat, Radio Republik Indonesia melaporkan hingga minggu ke-36 tahun 2026 terdapat 10 kasus influenza terkonfirmasi, terdiri atas sembilan kasus Influenza A dan satu kasus Influenza B. Data itu disampaikan Dinas Kesehatan Jawa Barat pada 22 September 2026.
Kementerian Kesehatan juga melakukan pemantauan untuk memastikan penanganan kasus berjalan efektif. Kunta menyatakan rumah sakit telah disiapkan untuk menghadapi kasus yang lebih berat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Daerah
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Serang dan Bandung
BMKG memprakirakan hujan ringan di Serang dan Bandung pada Rabu, 23 September 2026. Sejumlah wilayah lain di enam ibu kota Pulau Jawa mayoritas berawa…
Terbaru di Kesehatan

Berita utama hari ini

Baca juga




