Kementerian UMKM Dampingi Pelaku Usaha Terdampak Bencana di Sumbar
Kementerian UMKM memperkuat pendampingan pelaku usaha terdampak bencana di Sumatera Barat melalui tiga tahap: pulih mental, pulih usaha, dan bertumbuh.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Padang — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pendampingan bagi pelaku UMKM terdampak bencana di Sumatera Barat melalui program Klinik UMKM Minang Bangkit pada 4 Oktober 2026. Pendampingan diarahkan untuk memulihkan kegiatan usaha, meningkatkan produktivitas, memperluas akses pasar, dan membuka akses pembiayaan sesuai kebutuhan usaha.
Program ini menggunakan tiga tahapan, yaitu pulih mental, pulih usaha, dan bertumbuh. Tahap tersebut mencakup pemulihan kesiapan berusaha, pengembalian kegiatan operasional, peningkatan kualitas produk, penguatan kapasitas produksi, pemasaran, serta pengembangan daya saing.
Kementerian UMKM mengawali pendampingan melalui aktivasi Klinik UMKM Minang Bangkit pada 23 Januari 2026. Program Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana dirancang menjangkau 1.475 pengusaha UMKM dan wirausaha di tiga regional. Sebanyak 752 peserta Regional II dipusatkan di Kota Padang.
Pendampingan diarahkan untuk menghubungkan pemulihan usaha dengan pertumbuhan
Bagi pembaca kabar18.com, program ini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi setelah bencana tidak hanya berkaitan dengan kembalinya produksi. Pelaku usaha juga didorong memperbaiki kualitas produk, memperluas pemasaran, dan memperoleh pembiayaan agar kegiatan ekonomi dapat berlanjut.
Pendampingan dilaksanakan melalui penguatan kapasitas produksi, perluasan akses pasar, fasilitasi pembiayaan, serta peningkatan kualitas produk. Rangkaian itu menjadi bagian dari upaya membantu pelaku usaha kembali menjalankan usahanya dan meningkatkan daya saing.
Kegiatan peningkatan kapasitas wirausaha terdampak bencana digelar di Kampus Universitas Andalas, Padang, pada Minggu, 4 Oktober 2026. Program tersebut menjadi bagian dari pendampingan Regional II Sumatera Barat dan diarahkan untuk membantu pelaku UMKM memasuki tahap pertumbuhan.
Pemerintah juga menyebut dukungan bagi UMKM terdampak bencana di Sumatera Barat menjangkau sekitar 38 ribu UMKM dengan total alokasi sekitar Rp115 miliar. Pendampingan dan pelatihan diposisikan sebagai pelengkap bantuan untuk mendorong usaha kembali berjalan dan berkembang.
Sumber
- detikcom — laporan berita nasional tentang pendampingan UMKM
- wartaekonomi.co.id
- Headline.co.id — laporan berita regional tentang pemulihan UMKM Sumbar
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Diskominfotik — portal resmi pemerintah daerah
- Radio Republik Indonesia (RRI) — lembaga penyiaran publik nasional
- Republika — media nasional
- viva.co.id
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
Satgas Catat Pemulihan Pasar Rakyat di Tiga Provinsi Sumatera
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera mencatat pasar rakyat di Aceh telah aktif 90 persen, sedangkan di Sumatera Utara…
Terbaru di Inspirasi

Berita utama hari ini

Baca juga





