Kabar18.com

Kamis, 8 Oktober 2026

Kementerian UMKM Dampingi Pelaku Usaha Terdampak Bencana di Sumbar

Kementerian UMKM memperkuat pendampingan pelaku usaha terdampak bencana di Sumatera Barat melalui tiga tahap: pulih mental, pulih usaha, dan bertumbuh.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan dari atas halaman rumah tradisional dengan jemuran aneka kerajinan anyaman bambu.
Ilustrasi: Pemandangan dari atas halaman rumah tradisional dengan jemuran aneka kerajinan anyaman bambu. · Foto: Quang Nguyen Vinh / Pexels

Padang — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pendampingan bagi pelaku UMKM terdampak bencana di Sumatera Barat melalui program Klinik UMKM Minang Bangkit pada 4 Oktober 2026. Pendampingan diarahkan untuk memulihkan kegiatan usaha, meningkatkan produktivitas, memperluas akses pasar, dan membuka akses pembiayaan sesuai kebutuhan usaha.

Program ini menggunakan tiga tahapan, yaitu pulih mental, pulih usaha, dan bertumbuh. Tahap tersebut mencakup pemulihan kesiapan berusaha, pengembalian kegiatan operasional, peningkatan kualitas produk, penguatan kapasitas produksi, pemasaran, serta pengembangan daya saing.

Kementerian UMKM mengawali pendampingan melalui aktivasi Klinik UMKM Minang Bangkit pada 23 Januari 2026. Program Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana dirancang menjangkau 1.475 pengusaha UMKM dan wirausaha di tiga regional. Sebanyak 752 peserta Regional II dipusatkan di Kota Padang.

Pendampingan diarahkan untuk menghubungkan pemulihan usaha dengan pertumbuhan

Bagi pembaca kabar18.com, program ini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi setelah bencana tidak hanya berkaitan dengan kembalinya produksi. Pelaku usaha juga didorong memperbaiki kualitas produk, memperluas pemasaran, dan memperoleh pembiayaan agar kegiatan ekonomi dapat berlanjut.

Pendampingan dilaksanakan melalui penguatan kapasitas produksi, perluasan akses pasar, fasilitasi pembiayaan, serta peningkatan kualitas produk. Rangkaian itu menjadi bagian dari upaya membantu pelaku usaha kembali menjalankan usahanya dan meningkatkan daya saing.

Kegiatan peningkatan kapasitas wirausaha terdampak bencana digelar di Kampus Universitas Andalas, Padang, pada Minggu, 4 Oktober 2026. Program tersebut menjadi bagian dari pendampingan Regional II Sumatera Barat dan diarahkan untuk membantu pelaku UMKM memasuki tahap pertumbuhan.

Pemerintah juga menyebut dukungan bagi UMKM terdampak bencana di Sumatera Barat menjangkau sekitar 38 ribu UMKM dengan total alokasi sekitar Rp115 miliar. Pendampingan dan pelatihan diposisikan sebagai pelengkap bantuan untuk mendorong usaha kembali berjalan dan berkembang.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Inspirasi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.