KIBLAT Juara Kompetisi Solusi Digital Haji di Jakarta
Tim KIBLAT menjadi juara pertama Digital Entrepreneurship Challenge & Incubation 2026 di Jakarta. Mereka menawarkan fintech linkage tabungan haji mikro pedesaan melalui koperasi syariah atau BMT.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Tim KIBLAT meraih juara pertama dalam program Digital Entrepreneurship Challenge & Incubation 2026 di Jakarta, Senin (5/10/2026), melalui gagasan fintech linkage tabungan haji mikro pedesaan berbasis koperasi syariah atau BMT.
Program tersebut digelar Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Yayasan Inovasi Kebaikan Berkelanjutan (Goodstarter). Kegiatan ini mendorong generasi muda mengembangkan solusi digital untuk menjawab tantangan dalam ekosistem haji dan umrah.
Babak final diikuti lima tim terbaik. Mereka mempresentasikan pengembangan bisnis setelah melalui seleksi ide, showcase online, pemungutan suara publik, dan pendampingan intensif.
Inovasi tabungan haji menyasar akses pembiayaan mikro
Gagasan KIBLAT menghubungkan layanan teknologi finansial dengan tabungan haji mikro di wilayah pedesaan melalui koperasi syariah atau BMT. Model tersebut menempatkan lembaga keuangan berbasis komunitas sebagai bagian dari solusi digital untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan tabungan haji.
Dewan juri menilai peserta berdasarkan kelayakan teknis, proyeksi finansial, validasi mitra, serta dampak kemaslahatan. Penilaian itu menghasilkan tiga pemenang utama dan tiga pemenang favorit.
HaramainCare dari Tim Bismillah Menang Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menempati juara kedua dengan sistem koordinasi kesehatan jemaah berbasis exception monitoring berjenjang yang melibatkan Karu, Karom, dan TKHI. Juara ketiga diraih HajjTrack dari PT Vidhara Tekno Solusindo melalui sistem operasi digital terpadu untuk keselamatan jemaah berbasis IoT wearable dan command center.
Selain kompetisi gagasan, program inkubasi tersebut mencakup pendampingan untuk memperkuat kapasitas bisnis, antara lain validasi produk, kesiapan teknologi, dan kemampuan operasional.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Internasional
Rupiah Melemah Saat Mata Uang Asia Tertekan Dolar AS
Sembilan mata uang Asia yang dipantau berada di zona merah pada perdagangan pagi 6 Oktober 2026. Rupiah turun 0,06% ke level Rp17.905 per dolar AS.
Terbaru di Entrepreneur

Berita utama hari ini

Baca juga



