Kabar18.com

Kamis, 1 Oktober 2026

Kotawaringin Timur Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla

Pemkab Kotawaringin Timur memperpanjang status tanggap darurat karhutla dan kekeringan hingga 15 Oktober 2026. Keputusan itu diambil saat ancaman kebakaran masih ada.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Foto jarak dekat permukaan tanah berlumpur yang mengering dan retak-retak.
Ilustrasi: Foto jarak dekat permukaan tanah berlumpur yang mengering dan retak-retak. · Foto: Castorly Stock / Pexels

Sampit — Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur memperpanjang status tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan untuk periode 1 hingga 15 Oktober 2026.

Perpanjangan selama 15 hari itu diputuskan setelah evaluasi penanganan karhutla. Pemerintah daerah menilai ancaman kebakaran dan kondisi kekeringan masih memerlukan penanganan intensif. Status sebelumnya dijadwalkan berakhir pada 30 September 2026.

Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengatakan perpanjangan berlaku mulai 1 Oktober sampai dengan 15 Oktober. Keputusan tersebut juga mempertimbangkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Perpanjangan menjaga penanganan karhutla tetap berjalan

Status tanggap darurat mempertahankan koordinasi pemerintah daerah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan di Kotawaringin Timur. Perkembangan ini penting bagi pembaca di Kalimantan Tengah karena penanganan karhutla berkaitan dengan potensi titik api dan kabut asap di wilayah terdampak.

Menurut laporan yang tersedia, hujan yang turun masih disebut sebagai hujan hasil modifikasi atau hujan buatan. Hujan alami dengan intensitas lebih signifikan diperkirakan mulai terjadi pada pertengahan Oktober, berdasarkan prakiraan BMKG.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berharap peningkatan intensitas hujan dapat membantu mengendalikan titik api dan mengurangi asap. Jika hingga 15 Oktober hujan sudah cukup tinggi, titik api tidak ada, dan asap juga tidak ada, masa tanggap darurat akan diakhiri dan penanganan masuk tahap pemulihan.

Status tanggap darurat karhutla dan kekeringan di Kotawaringin Timur telah berlangsung sejak akhir Juli 2026 dan kembali diperpanjang untuk periode baru tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.