Kabar18.com

Selasa, 29 September 2026

KRI Wahidin Evakuasi 11 Warga Papua Nugini di Pasifik

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 menolong 11 warga Papua Nugini yang perahunya hanyut di Samudra Pasifik. Mereka diperiksa dan dipulangkan ke perairan Kampung Buka.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pelampung oranye terpasang di pagar kapal dengan latar belakang laut berombak.
Ilustrasi: Pelampung oranye terpasang di pagar kapal dengan latar belakang laut berombak. · Foto: Martin Schneider / Pexels

Samudra Pasifik — KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 mengevakuasi 11 warga negara Papua Nugini yang perahunya hanyut pada Minggu, 27 September 2026, saat kapal perang Indonesia itu berlayar menuju Vanuatu.

Evakuasi berlangsung dalam misi Satuan Tugas Terpadu Port Visit 2026. Menurut laporan, personel kapal mendeteksi sinyal lampu senter dari arah haluan sekitar pukul 00.30 waktu setempat. Setelah kapal mendekati lokasi, awak menemukan perahu kecil yang membawa warga Papua Nugini dalam kondisi darurat.

Sebelas warga tersebut terdiri atas delapan laki-laki, satu perempuan, dan dua anak-anak. Mereka kemudian dievakuasi ke KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Awak kapal juga memberikan makanan, air, pakaian, selimut, dan tempat beristirahat.

Setelah kondisi mereka dinyatakan aman, KRI itu mengantar 11 warga tersebut kembali ke perairan Kampung Buka dan menyerahkannya kepada pihak keluarga. Laporan lain menyebutkan perahu mereka mengalami kerusakan motor tempel setelah berangkat dari Kampung Buka, Pulau Buka, menuju Pulau Nissan.

Misi kemanusiaan memperkuat peran Indonesia di Pasifik

Peristiwa ini menunjukkan bahwa pelayaran Port Visit 2026 tidak hanya membawa agenda diplomasi, tetapi juga mencakup pertolongan di laut. Bagi pembaca di Indonesia, operasi tersebut memperlihatkan peran kapal perang dalam merespons keadaan darurat di kawasan Pasifik yang menjadi bagian dari hubungan regional Indonesia.

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 membawa satuan tugas dalam pelayaran menuju Vanuatu, dengan rute misi yang juga mencakup Fiji, Kepulauan Solomon, dan Papua Nugini. Evakuasi dilakukan setelah pengawas anjungan mendeteksi tanda permintaan pertolongan dari arah haluan kapal.

Setelah pertolongan selesai, kapal memulangkan para warga ke wilayah dekat Kampung Buka. Laporan yang tersedia tidak menyebutkan tindakan lanjutan lain setelah penyerahan mereka kepada keluarga.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Pertahanan

  2. Berita utama hari ini

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.