Kabar18.com

Rabu, 14 Oktober 2026

KSAU Dorong Adaptasi AI Hadapi Perang Modern di Lembang

KSAU Tonny Harjono mendorong pembaruan kurikulum pendidikan militer dan penguasaan AI sebagai alat bantu analisis saat berada di Lembang pada 13 Oktober 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah jet tempur militer terbang di langit biru cerah.
Ilustrasi: Sebuah jet tempur militer terbang di langit biru cerah. · Foto: Alejandro Henriquez / Pexels

Lembang — Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mendorong adaptasi teknologi dan pembaruan kurikulum pendidikan militer saat berada di Lembang, Selasa (13/10/2026).

Tonny menyampaikan pesan itu dalam agenda serah terima jabatan Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Sesko AU). Ia menilai perubahan dinamika global, arsitektur keamanan yang kompleks, dan penggunaan kecerdasan buatan (AI) menuntut calon perwira memiliki ketajaman analisis, ketangkasan intelektual, serta kemampuan beradaptasi.

Ia meminta kurikulum pendidikan Olah Yudha terus diperbarui agar lulusan Sesko AU siap menghadapi kompleksitas operasi dan karakter peperangan modern yang telah bergeser dari pertempuran konvensional menuju ancaman multidomain.

Tonny juga mendorong pemanfaatan AI secara bijak dan proporsional. Menurut dia, AI perlu dikuasai sebagai alat bantu analisis untuk merumuskan keputusan yang lebih efektif, bukan sebagai pengganti naluri dan pertimbangan pemimpin.

Adaptasi teknologi memperkuat kesiapan perwira

Bagi pembaca nasional, arahan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan militer diarahkan untuk mengikuti perubahan teknologi dan lingkungan keamanan. Sesko AU juga didorong berperan sebagai pusat pemikiran strategis serta laboratorium pengembangan doktrin, sehingga proses pendidikan tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga kesiapan menghadapi operasi yang dinamis.

Dalam kegiatan yang sama, pergantian Komandan Sesko AU berlangsung dari Marsekal Muda Jorry S. Koloay kepada Marsekal Muda Palito Sitorus. Penguatan budaya akademik, pengembangan doktrin, dan kajian strategis disebut menjadi bagian dari upaya membentuk pemimpin TNI Angkatan Udara yang adaptif dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Pertahanan

  2. Berita utama hari ini

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.