Mengapa Karhutla Berdampak pada Kesehatan dan Ekonomi Indonesia?
Kajian Celios yang dimuat Kementerian Lingkungan Hidup memperkirakan 1,78 juta orang terdampak dan terdiagnosis ISPA akibat karhutla, dengan biaya kesehatan sekitar Rp9,75 triliun.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Kementerian Lingkungan Hidup pada 27 September 2026 memuat kajian Center of Economic and Law Studies (Celios) mengenai dampak kesehatan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.
Kajian itu memperkirakan sekitar 1,78 juta orang berpotensi terdampak dan terdiagnosis infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kebakaran hutan dan lahan. Total biaya kesehatan dalam skenario tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp9,75 triliun.
Bisnis.com melaporkan, angka itu berlaku untuk masyarakat yang terdiagnosis ISPA oleh tenaga kesehatan dan mampu memeriksakan diri. Beban tersebut mencakup biaya kesehatan langsung untuk rawat inap dan rawat jalan sebesar Rp7,13 triliun serta biaya kesehatan tidak langsung Rp2,63 triliun.
Mengapa dampak karhutla penting bagi pembaca
Angka kajian tersebut menunjukkan bahwa kebakaran hutan dan lahan bukan hanya persoalan kerusakan lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan kebutuhan layanan kesehatan dan beban biaya masyarakat. Perkiraan 1,78 juta orang merujuk pada skenario yang menghitung warga yang terdiagnosis oleh tenaga kesehatan.
Celios juga membedakan skenario kedua, yakni ketika warga yang mengalami gejala ISPA tetapi tidak sempat memeriksakan diri turut dihitung. Dalam skenario itu, jumlah masyarakat yang berpotensi terdampak diperkirakan mencapai 17,4 juta jiwa, dengan total biaya kesehatan sekitar Rp93,56 triliun.
Menurut laporan Bisnis.com, biaya Rp9,75 triliun pada skenario pertama terdiri atas Rp7,13 triliun biaya langsung dan Rp2,63 triliun biaya tidak langsung. Kementerian Lingkungan Hidup memuat angka tersebut dalam pemberitaan mengenai dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap kesehatan masyarakat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kesehatan
BNPB Akui Kabut Asap Karhutla Berdampak pada Kesehatan Warga
BNPB mengklarifikasi bahwa istilah normal hanya merujuk pada aktivitas dasar yang masih berjalan. Warga di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat teta…
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





