Muhammad Sarmuji Resmi Memimpin Kementerian Perindustrian di Jakarta
Muhammad Sarmuji dilantik sebagai Menteri Perindustrian pada 1 Oktober 2026 di Jakarta, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Ia berjanji melanjutkan penguatan sektor industri.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Jakarta — Muhammad Sarmuji resmi dilantik sebagai Menteri Perindustrian pada Kamis, 1 Oktober 2026, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita dalam pelantikan di Istana Negara, Jakarta.
Pelantikan dilakukan Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari perombakan Kabinet Merah Putih. Sarmuji sebelumnya menjabat Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar dan menjadi anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.
Dalam serah terima jabatan di Jakarta pada Jumat, 2 Oktober 2026, Sarmuji menyatakan akan melanjutkan pekerjaan pendahulunya untuk memajukan sektor industri domestik. Ia menempatkan industri sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional dan penciptaan lapangan kerja.
Industri padat karya menjadi perhatian kebijakan
Sarmuji juga menyatakan perlunya memperkuat fondasi industri serta mendorong industri padat karya. Sektor tersebut berkaitan langsung dengan penyerapan tenaga kerja dan kontribusi industri terhadap pertumbuhan ekonomi.
Pengangkatan Sarmuji menempatkan seorang politikus Partai Golkar pada posisi yang mengawasi kebijakan industri untuk sisa masa jabatan pemerintahan 2024–2029. Ia memasuki jabatan eksekutif setelah lebih dari satu dekade berkegiatan di legislatif dan menduduki posisi senior di Partai Golkar.
Dalam pernyataan setelah pelantikan, Sarmuji mengatakan dirinya menghadapi tanggung jawab besar karena memimpin sektor industri Indonesia. Ia juga menekankan penguatan koordinasi dengan kementerian dan lembaga lain untuk memaksimalkan kontribusi industri terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Tokoh
Bahlil Lahadalia Putuskan Maju Caleg dari Papua, Bukan Nyapres 2029
Sekjen Partai Golkar M. Sarmuji menegaskan Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia tidak akan maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2029.
Terbaru di Tokoh

Berita utama hari ini

Baca juga




