OJK Terbitkan Laporan Semesteran Pembiayaan UMKM
Otoritas Jasa Keuangan menerbitkan laporan semesteran pembiayaan UMKM. Hingga Juli 2026, pembiayaan mencapai Rp1.949 triliun dan tumbuh 3,09 persen secara tahunan.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan menerbitkan Laporan Perkembangan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026 pada 6 Oktober 2026. Laporan itu memuat data pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah menurut skala usaha, sektor ekonomi, serta wilayah.
Mengapa ini penting: Pelaku UMKM dan pembaca dapat menggunakan laporan serta Portal Data OJK untuk melihat pembiayaan berdasarkan skala usaha, sektor ekonomi, wilayah, dan periode publikasi.
Menurut OJK, total pembiayaan UMKM dari seluruh sektor jasa keuangan mencapai Rp1.949 triliun hingga Juli 2026. Nilai tersebut tumbuh 3,09 persen secara tahunan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan sektor perbankan masih menjadi sumber utama pembiayaan UMKM dengan pangsa 82,62 persen.
Sementara itu, perusahaan pembiayaan, modal ventura, lembaga keuangan mikro, dan lembaga jasa keuangan lainnya mencatat pertumbuhan pembiayaan UMKM sebesar 9,92 persen dengan pangsa 17,3 persen.
Data pembiayaan
OJK menyatakan laporan semesteran tersebut disusun dari data pembiayaan yang dilaporkan berbagai lembaga jasa keuangan yang menyasar sektor UMKM. Penyajian data dibuat lebih terperinci agar perkembangan pembiayaan dapat dilihat berdasarkan segmentasi UMKM, sektor ekonomi, dan wilayah.
Selain laporan semesteran, OJK menyediakan infografis bulanan dan akses data yang lebih rinci melalui Portal Data OJK. Portal tersebut memuat statistik pembiayaan UMKM, termasuk infografis untuk Juli 2026.
Penerbitan laporan ini melanjutkan publikasi OJK mengenai pembiayaan UMKM. Dalam siaran pers pada Agustus 2026, OJK mencatat pembiayaan UMKM lintas sektor mencapai Rp1.948,72 triliun hingga Juni 2026, dengan pertumbuhan tahunan 2,18 persen.
Data Juli menunjukkan kenaikan dibandingkan catatan Juni tersebut. Pada Juni 2026, porsi perbankan dalam pembiayaan UMKM tercatat 82,44 persen, sedangkan porsi perusahaan pembiayaan, modal ventura, lembaga keuangan mikro, dan lembaga jasa keuangan lainnya mencapai 17,50 persen.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
Satgas Catat Pemulihan Pasar Rakyat di Tiga Provinsi Sumatera
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera mencatat pasar rakyat di Aceh telah aktif 90 persen, sedangkan di Sumatera Utara…
Terbaru di Entrepreneur

Berita utama hari ini

Baca juga





