Kabar18.com

Jumat, 25 September 2026

Pemerintah Prioritaskan Enam Provinsi untuk Penanganan Karhutla di Lahan Gambut

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas tentang karhutla dan lahan gambut. Pemerintah memusatkan perhatian pada enam provinsi, dengan Kalimantan Tengah mencatat 673 titik panas.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan kawasan hutan rawa berair tenang dengan pepohonan rimbun berakar gantung.
Ilustrasi: Pemandangan kawasan hutan rawa berair tenang dengan pepohonan rimbun berakar gantung. · Foto: Jahra Tasfia Reza / Pexels

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas tentang mitigasi kebakaran hutan dan lahan, terutama di kawasan gambut, pada 24 September 2026. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut enam provinsi menjadi prioritas penanganan dalam rapat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Mengapa ini penting: Kebijakan ini memusatkan penanganan karhutla lahan gambut di enam provinsi, sementara Kalimantan Tengah mencatat kenaikan titik panas menjadi 673.

Enam provinsi itu adalah Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Menurut Raja Juli, keenam wilayah tersebut memiliki kawasan gambut yang menjadi perhatian pemerintah.

Raja Juli mengatakan titik panas di sejumlah daerah menurun. Di Jambi, jumlah titik panas turun dari enam menjadi satu, sedangkan di Sumatera Selatan turun dari 17 menjadi 11. Di Kalimantan Selatan, titik panas turun dari 68 menjadi 23.

Kalimantan Tengah menjadi perhatian utama karena jumlah titik panas meningkat dari 643 menjadi 673. Raja Juli juga menyebut jumlah titik panas di Kalimantan Barat naik dari 50 menjadi 167.

Menurut Raja Juli, pemerintah terus memantau kondisi lapangan bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Ia menyebut konsentrasi utama penanganan masih berada di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Rapat tersebut secara khusus membahas gambut. Sejumlah pakar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional serta akademisi juga diundang ke Istana untuk membahas persoalan gambut dan penanganan karhutla.

Raja Juli mengatakan hasil rapat akan disampaikan kepada pihak terkait. Pemerintah belum mengumumkan keputusan lanjutan lain dalam laporan mengenai rapat tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.