Pemprov DKI Perluas Akses Pendidikan bagi Penyandang Disabilitas
Pemprov DKI Jakarta menyediakan 88 SLB, menyalurkan KJP Plus kepada 2.764 siswa SLB, dan mengoperasikan 37 bus ramah disabilitas pada 10 rute.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas akses pendidikan bagi penyandang disabilitas melalui 88 Sekolah Luar Biasa (SLB) pada 12 Oktober 2026. Kebijakan tersebut mencakup 13 SLB negeri dan 75 SLB swasta.
Pemprov DKI Jakarta juga menyalurkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II Tahun 2026 kepada 2.764 siswa SLB. Dukungan mobilitas diberikan melalui pengoperasian 37 bus sekolah ramah disabilitas yang melayani 10 rute.
Perluasan layanan menjangkau pendidikan dan mobilitas
Data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan bahwa layanan pendidikan khusus di Jakarta tersedia melalui sekolah negeri dan swasta. Keberadaan 88 SLB menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi anak penyandang disabilitas.
Penyaluran KJP Plus kepada 2.764 siswa SLB memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi penerima manfaat. Bantuan tersebut disebut sebagai KJP Plus Tahap II Tahun 2026.
Selain bantuan pendidikan, Pemprov DKI mengoperasikan 37 bus sekolah ramah disabilitas. Armada ini diperuntukkan bagi penyandang disabilitas dan beroperasi pada 10 rute, sehingga aspek transportasi turut menjadi bagian dari layanan yang disediakan pemerintah daerah.
Kebijakan ini relevan karena memperlihatkan cakupan layanan publik daerah yang menyatukan akses sekolah, dukungan pembiayaan, dan transportasi ramah disabilitas. Informasi jumlah sekolah, penerima bantuan, armada, dan rute membantu publik memahami skala layanan yang tersedia di Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan perluasan akses tersebut dalam keterangan yang diperbarui pada 12 Oktober 2026. Laporan lain mengenai layanan bus dan jumlah SLB juga memuat angka 37 bus, 10 rute, serta 88 SLB yang terdiri atas 13 sekolah negeri dan 75 sekolah swasta.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
IHSG Turun ke Level Terendah Tiga Bulan di Jakarta
IHSG berbalik melemah setelah sempat berada di zona hijau pada awal perdagangan Senin. Tekanan jual membawa indeks ke titik terendah dalam tiga bulan.
Terbaru di Pendidikan

Berita utama hari ini

Baca juga





