Kabar18.com

Sabtu, 10 Oktober 2026

Pemprov DKI Soroti Delapan Kebakaran di Jakarta

Pemprov DKI Jakarta mencatat delapan kebakaran di Jakarta dalam dua hari, tersebar di empat wilayah kota. Pemerintah menguatkan pencegahan dan mengingatkan warga memakai layanan 112.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah alat pemadam api ringan (APAR) berwarna merah terpasang di dinding putih polos.
Ilustrasi: Sebuah alat pemadam api ringan (APAR) berwarna merah terpasang di dinding putih polos. · Foto: Jan van der Wolf / Pexels

Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut delapan kebakaran terjadi di sejumlah wilayah Jakarta sejak Kamis (8/10) hingga Jumat (9/10/2026). Pernyataan itu disampaikan dalam laporan mengenai rangkaian kebakaran selama dua hari terakhir.

Rinciannya mencakup satu kebakaran di Jakarta Utara, satu di Jakarta Barat, tiga di Jakarta Pusat, dan tiga di Jakarta Timur. Ratusan warga terdampak, sementara kebakaran dengan dampak terbesar terjadi di Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (8/10) pukul 18.45 WIB.

Pemprov DKI Jakarta menempatkan pencegahan sebagai langkah utama. Pemerintah daerah mendorong penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) melalui Gerakan Masyarakat Punya APAR (GEMPAR), yang berjalan berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2025. Upaya lain mencakup pelibatan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), edukasi keamanan instalasi listrik, serta laporan dini melalui layanan darurat 112.

Pencegahan menentukan dampak kebakaran di Jakarta

Rangkaian kejadian ini relevan bagi warga karena laporan menyebut kebakaran terjadi di berbagai wilayah ibu kota, termasuk kawasan permukiman. Pemprov DKI mengimbau warga memeriksa instalasi listrik secara berkala, tidak menumpuk barang mudah terbakar, dan berhati-hati saat menggunakan kompor serta tabung gas.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menegaskan pencegahan tetap menjadi prioritas. Ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melakukan langkah preventif dan berkomunikasi secara terbuka dengan masyarakat. Pemerintah daerah mengingatkan warga agar segera menghubungi layanan 112 ketika melihat tanda-tanda kebakaran.

Tidak ada korban akibat peristiwa itu. Data tersebut menggambarkan luasnya dampak kebakaran di permukiman dan pentingnya respons awal sebelum api membesar.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pemerintahan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.