Prabowo Minta TNI-Polri Latih 70 Ribu Polisi Hutan
Presiden Prabowo Subianto meminta TNI dan Polri membantu melatih polisi hutan. Pemerintah menargetkan jumlahnya mencapai 70.000 personel untuk memperkuat perlindungan hutan dan mencegah karhutla.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membantu melatih polisi hutan dalam rapat terbatas penanganan kebakaran hutan dan lahan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Prabowo meminta jumlah polisi hutan ditingkatkan hingga 70.000 personel. Ia menyebut Kementerian Kehutanan saat ini memiliki sekitar 20.000 polisi hutan. Penambahan itu dimaksudkan untuk memperkuat penjagaan kawasan hutan Indonesia.
Dalam rapat tersebut, Prabowo meminta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini menindaklanjuti kebutuhan personel. Ia juga meminta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto membantu memberikan pelatihan.
Penguatan polisi hutan terkait pencegahan karhutla
Prabowo mengaitkan kebutuhan personel dan pelatihan dengan kondisi alam Indonesia yang berat serta kebutuhan memperketat perlindungan hutan. Polisi hutan diharapkan membantu mencegah pembakaran dan memperkuat mitigasi kebakaran hutan dan lahan.
Rapat itu membahas perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan secara hibrida. Arahan mengenai penguatan polisi hutan disampaikan setelah pemerintah mengevaluasi penanganan karhutla dan kebutuhan pengawasan kawasan hutan.
Prabowo secara khusus meminta Kapolri membantu mendidik calon polisi hutan. Koordinasi kebutuhan penambahan personel diarahkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, sementara pelatihan dapat melibatkan unsur TNI dan Polri.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pertahanan
BNPB Laporkan 639,23 Hektare Karhutla di Enam Provinsi
BNPB melaporkan 639,23 hektare hutan dan lahan masih terbakar di enam provinsi pada 13 Oktober 2026. Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan area ter…
Terbaru di Tokoh

Baca juga





