Kabar18.com

Sabtu, 3 Oktober 2026

Revitalisasi 401 Sekolah Bali Serap 5.580 Tenaga Kerja

Kemendikdasmen menyebut revitalisasi 401 sekolah di Bali pada 2026 menyerap 5.580 tenaga kerja. Program ini juga memperbaiki sarana pendidikan di sejumlah sekolah.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Mesin pengaduk semen dan peralatan renovasi di dalam ruangan kosong yang sedang diperbaiki.
Ilustrasi: Mesin pengaduk semen dan peralatan renovasi di dalam ruangan kosong yang sedang diperbaiki. · Foto: Francesco Ungaro / Pexels

Denpasar — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyebut revitalisasi 401 sekolah di Bali pada 2026 berdampak pada penyerapan tenaga kerja di daerah, Jumat (2/10).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan jumlah sekolah yang mendapat bantuan meningkat dari 188 satuan pendidikan pada 2025 menjadi 401 sekolah pada 2026. Total anggaran program pada 2026 mencapai Rp272,66 miliar.

Menurut Kemendikdasmen, pelaksanaan revitalisasi pada 2025 menyerap 2.649 tenaga kerja di Bali. Pada 2026, jumlah itu meningkat menjadi 5.580 tenaga kerja. Program dikerjakan secara swakelola oleh satuan pendidikan sehingga pelaksanaannya turut memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Revitalisasi sekolah berdampak pada pendidikan dan tenaga kerja

Perbaikan sarana dan prasarana ditujukan untuk menghadirkan ruang belajar yang lebih nyaman dan aman bagi guru serta murid. Kemendikdasmen menyebut revitalisasi tidak hanya meningkatkan mutu satuan pendidikan, tetapi juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja di daerah.

Di Kota Denpasar, bantuan revitalisasi pada 2026 mencakup 26 sekolah dengan total anggaran Rp18,891 miliar. Salah satu penerimanya ialah SD Negeri 15 Dangin Puri. Sekolah tersebut mendapat bantuan sekitar Rp478 juta untuk memperbaiki empat ruang kelas, menata halaman, dan membenahi fasilitas kamar mandi.

Di TK Indraprasta Kuta, pekerjaan meliputi rehabilitasi enam ruang kelas, satu ruang administrasi, satu toilet, serta penataan taman bermain yang sebelumnya roboh dan terdampak banjir.

Kemendikdasmen menargetkan perbaikan sekolah di Indonesia dilakukan secara bertahap hingga akhir 2028. Sumber laporan tidak menyebutkan tahapan lanjutan khusus untuk sekolah tertentu di Bali.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pendidikan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.