Sebanyak 14.000 KPM Disiapkan Mengikuti Pelatihan dan Pendampingan Usaha
Kementerian UMKM menyiapkan pelatihan dan pendampingan bagi sekitar 14.000 keluarga penerima manfaat yang siap mengembangkan usaha mandiri. Program dapat diperluas.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan program pelatihan dan pendampingan usaha bagi sekitar 14.000 keluarga penerima manfaat (KPM) pada Jumat, 25 September 2026. Peserta merupakan penerima program pemberdayaan sosial ekonomi yang dinilai siap mengembangkan usaha secara mandiri.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan pemberdayaan dilakukan bertahap, mulai dari pelatihan hingga pendampingan usaha. Penerima yang memiliki kapasitas usaha memadai kemudian dapat dihubungkan dengan akses pembiayaan dan kemitraan bersama Permodalan Nasional Madani (PNM) serta lembaga lain.
Program tersebut disiapkan setelah Kementerian Sosial mendorong data sekitar 14.000 keluarga penerima manfaat untuk dihubungkan dengan program pemberdayaan kewirausahaan Kementerian UMKM. Jumlah penerima berpotensi bertambah hingga sekitar 150.000 orang.
Mengapa program ini penting bagi pembaca
Pelatihan ini berkaitan dengan upaya memperkuat kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat. Bagi pelaku usaha mikro, rangkaian pelatihan, pendampingan, pembiayaan, dan kemitraan menjadi jalur untuk meningkatkan kapasitas usaha serta memperluas peluang pengembangan usaha.
Maman menyampaikan hal tersebut dalam Peluncuran Program Langkah Akselerasi Kapasitas Usaha Mikro Inklusif (LAKSMI) 2026 di Surabaya pada Rabu, 23 September 2026. Setelah pelatihan dan pendampingan, penerima dengan kapasitas usaha yang memadai dapat memperoleh akses pembiayaan dan kemitraan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
IHSG Melemah 0,82 Persen Menjelang Akhir Pekan di Jakarta
IHSG melemah 51,54 poin atau 0,82 persen ke level 6.247,07 di Jakarta pada Jumat, 25 September 2026. Tekanan pasar tercermin dari 587 saham yang turun…
Terbaru di Entrepreneur

Berita utama hari ini

Baca juga




