Sekda Sudirman Tanggapi Enteng Sikap Warga, Soal Pembangunan Setockpile dan Jalan Khusus Batubara
Warga Kelurahan, Aurkenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Desa mendalo Darat dan Mendalo Laut Kecamatan Jambi Luar Kota Muaro Jambi, tetap tolak jalan khusus dan stockpile Batubara.
Reporter: ASR
· 2 menit baca
KOTAJAMBI, KABAR18.COM – Warga Kelurahan Aurkenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Desa Mendalo Darat dan Mendalo Laut Kecamatan Jambi Luar Kota Muaro Jambi, tetap menolak keras pembangunan jalur khusus angkutan Batubara dan stockpile di wilayah mereka.
Penegasan itu disampaikan Thawaf Ali, salah seorang ketua RT di Kelurahan Aurkenali, saat rapat mendengar saran dan pendapat yang digelar Pemerintah Provinsi Jambi, di Hotel Aston, Kota Jambi, Rabu malam, 27 Desember 2023.
Thawaf Ali menegaskan, warga tetap tidak percaya dengan penjelasan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi, Lindawati, yang menyatakan dampak jalur khusus dan stockpile itu aman.
Begitu pula terhadap penjelasan teknis yang disampaikan, Ibnu Ziadi dari PT Sinar Anugerah Sukses (SAS), perusahaan yang akan membangun jalur khusus angkutan Batubara dan stockpile di wilayah Aurkenali.
Dalam pertemuan itu, Thawaf Ali juga menyerahkan naskah pernyataan warga Aurkenali, Desa Mendalo Darat dan Mendalo Laut yang tetap menolak jalur khusus Batu bara dan stockpile di Aurkenali.
Naskah pernyataan yang ditanda-tangani oleh 24 ketua RT, para pengurus masjid, tokoh-tokoh pemuda, termasuk pengurus lembaga adat itu, diserahkan kepada Sekda Provinsi Jambi, Sudirman, selaku pimpinan rapat.
“Kalau ini tetap dipaksakan, mereka akan berhadapan dengan masyarakat,” tegas Thawaf, di hadapan wartawan seusai rapat.
Menanggapi sikap warga Aurkenali yang tetap menolak jalur Batubara dan stockpile, Sudirman menjawab enteng. Menurutnya, itu hanya bagian dari sikap saja. Dia akan melihat dulu seperti apa sikap warga nanti.
“Ya, itu bagian dari sikaplah. Kita lihatlah seperti apa sikapnya. Bisa saja karena ketidak-pahaman. Ini dalam rangka duduk bersama untuk mencari titik temu. Silahkan saja, mereka punya sikap,” ujar Sudirman.
Sudirman menjelaskan, pertemuan ini merupakan lanjutan dari pertemuan di rumah dinas Gubernur Jambi, beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu telah dibentuk tim penyelesaian konflik rencana pembangunan jalur khusus angkutan Batubara dan stockpile di Aurkenali.
“Pertemuan ini dalam rangka menampung aspirasi dan masukan terkait rencana itu. Kami sudah mendengar masukan dari Sekda Kota Jambi, Camat Telanaipura, dan beberapa ketua RT di Kelurahan Aurkenali. Juga jawaban dari PT SAS,” jelas Sudirman.***
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
PLN Gelar Bazar UMKM di Sarinah, Suguhkan Pesona Timur Indonesia
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





